Presiden Jokowi menghadiri pembukaan PKB. (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIII yang mengusung tema “Purna Jiwa; Prananing Wana Kerthi (Jiwa Paripurna Napas Pohon Kehidupan)” sempat diisukan maju. Dari 12 Juni menjadi 2 Juni.

Namun, perkembangan terakhir, diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali, Prof. Sugiartha, Selasa (18/5), Presiden Jokowi urung membuka Munas Kadin pada 2 Juni. Karena dikhawatirkan COVID-19 meningkat setelah lebaran,  Presiden Jokowi tidak berani mengambil risiko untuk ke luar daerah. “Perkembangan terakhir Presiden Jokowi tidak jadi membuka Munas Kadin di Nusa Dua pada 2 Juni 2021, karena habis Lebaran dikhawatirkan COVID-19 akan meningkat, sehingga bapak Presiden tidak mau ke luar daerah,” ujarnya.

Baca juga:  Diguncang Gempa, Puluhan Sekolah di Karangasem Alami Kerusakan

Oleh karena itu, Pembukaan PKB XLIII tetap akan dibuka oleh Presiden Jokowi sesuai jadwal awal, yaitu 12 Juni 2021. Namun, belum dipastikan apakah Presiden bisa membuka secara langsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Art Center, Denpasar atau dibuka secara online dari Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Sekarang bapak Gubernur tetap berjuang ke pusat agar bapak Presiden bisa hadir membuka. Namun tidak menutup kemungkinan alternatif lainnya bapak presiden membuka secara virtual dari Jakarta. Akan tetapi yang paling pertama dan tetap diperjuangkan adalah kedatangan beliau untuk membuka PKB di Gedung Ksirarnawa dan disiarkan secara langsung. Termasuk juga ibu negara diharapkan hadir di Taman Budaya Bali,” jelas Sugiartha.

Baca juga:  Perenang PON "Try Out" ke Jakarta Open

Kendati demikian, Prof. Sugiartha, mengatakan bahwa segala persiapan PKB yang akan berlangsung sebulan ini (12 Juni-10 Juli 2021) ditargetkan rampung akhir Mei 2021 ini. Komunikasi  dengan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Bali juga dilakukan setiap saat. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *