I Made Rentin. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan sumbangan berupa uang tunai Rp 517.769.544,45 untuk korban bencana alam Siklon Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui aplikasi zoom meeting.

Penyerahan oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Drs.I Made Rentin, AP.M.Si kepada Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Isyak Nuka, ST.MM, Selasa (11/5). Rentin menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan sumbangan yang terkumpul dari instansi vertikal yang ada di Bali, pemerintah daerah mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota, BUMN, BUMD dan unsur swasta yang dihimpun melalui dompet ‘Bali Peduli Bencana’.

Baca juga:  Hujan Deras Sebabkan Longsor di Pupuan, Puluhan Babi Mati Tertimbun

Dijelaskan Rentin, penggalangan dana sumbangan ini berangkat dari rasa keprihatinan Gubernur Wayan Koster dan seluruh masyarakat Bali terhadap musibah yang dialami oleh masyarakat NTT. “Kami ditugaskan oleh pimpinan untuk membuat pengumuman penggalangan dana kemanusiaan dan menyurati instansi vertikal, kabupaten/kota, BUMN, BUMD dan swasta untuk berdonasi,” ucapnya.

Gerakan kemanusiaan ini mendapat respos luar biasa dari berbagai kalangan hingga terkumpul dana lebih dari setengah miliar yang telah ditransfer ke rekening posko yang dibentuk Pemprov NTT.

Baca juga:  Jatiluwih Longsor, Sanggah Nyaris Tertimbun Tanah

Plt. Kalaksa BPBD NTT Isyak Nuka menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat Bali yang begitu besar terhadap saudara mereka di NTT, khususnya korban Siklon Seroja. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali dan seluruh jajaran beserta semua pihak yang telah memberikan bantuan. Transferan uangnya sudah kami terima dan masuk ke rekening posko,” urainya.

Ia menyebut, bantuan tersebut akan digunakan sebaik-baiknya untuk membantu warga yang terdampak. Lebih jauh Isyak menyampaikan, dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, 17 diantaranya terkena dampak Siklon Seroja.

Baca juga:  Mengoptimalkan Antisipasi Bencana

Untuk bantuan berupa uang, pihaknya telah menerima total sumbangan senilai Rp 7,7 miliar. “Jumlah sumbangan tersebut sudah termasuk yang diserahkan Pemprov Bali. Untuk bantuan logistik telah langsung kami salurkan. Namun untuk bantuan berupa uang, penyalurannya masih menunggu regulasi. Kami sangat berhati-hati karena tak ingin ada kesalahan dalam penyaluran,” urainya. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *