Supermoon. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Fenomena astronomi bulan purnama Perige atau Supermoon akan muncul di Indonesia, Selasa (27/4) malam ini. Secara umum Supermoon akan terjadi dan dapat disaksikan pada pukul 22.29 WIB atau 23.29 WITA atau 00.29 WIT.

Penyebutan Bulan Super atau Supermoon lantaran jaraknya cukup berdekatan dengan titik perige. Adapun supermoon akan memiliki jarak geosentrik 357.378 km, dengan diameter sudut 33,43 menit busur dan terletak di konstelasi Libra.

Baca juga:  25 Atlet Squash Marakkan Turnamen Nusa Dua

Meskipun menarik untuk disaksikan, namun perlu diwaspadai dampak fenomena Supemoon ini. Sebab, fenomena ini dapat berpengaruh pada pasang surut air laut.

Kondisi pasang akan terjadi lebih besar dari biasanya. “Untuk fenomena Supermoon ini dapat berpengaruh pada pasang surut air laut, dimana kondisi pasang yang lebih besar dari biasanya,” tandas Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Made Sudarma Yadnya, Selasa (27/4).

Baca juga:  Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Sumbang Polusi Terbesar

Oleh karena itu, BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir agar waspada potensi pasang air laut pada periode supermoon ini. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *