Orang-orang yang memakai masker berjalan di kawasan CBD Melbourne di Victoria, Australia, pada 19 Oktober 2020. Setelah lebih dari tiga bulan menerapkan lockdown, metropolitan Melbourne beralih dari pembatasan tahap kedua ke tahap ketiga, dan wilayah Victoria melanjutkan tahap ketiga dengan menerapkan pelonggaran pembatasan lebih lanjut mulai 27 Oktober tengah malam. Seluruh wilayah di Negara Bagian Victoria mencatatkan nol kasus baru COVID-19 maupun kematian terkait COVID-19 selama dua hari berturut-turut pada 27 Oktober. (BP/Ant)

MELBOURNE, BALIPOST. com – Setelah lebih dari 2 juta orang melewati tiga hari penguncian, Australia Barat melaporkan tidak ada kasus virus corona baru yang didapat secara lokal pada Minggu (25/4).

Penguncian diperintahkan setelah seorang pelancong kemungkinan terinfeksi saat berada di karantina di sebuah hotel dan tanpa sadar menyebarkannya kepada dua orang lain di komunitas itu.

Pengujian terhadap ratusan orang masih berlangsung dan Kepala Pemerintahan negara bagian Mark McGowan mengatakan masih terlalu dini untuk memprediksi apa yang akan diputuskan pemerintah pada Selasa (27/4) ketika penguncian akan berakhir.

Baca juga:  Mulai Sabtu, Kanada Tutup Perbatasannya dengan AS

Sementara seluruh negara berkumpul dalam kerumunan untuk menghormati personel militer pada Hari Anzac, orang Australia Barat memperingati di rumah.

Rekaman televisi menunjukkan warga menyalakan lilin di jalan masuk dan di balkon mereka saat upacara fajar.

“Warga Australia Barat akan selalu memperingati Anzac Day dan memberikan penghormatan kami,” kata McGowan dikutip dari kantor berita Antara. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *