Polisi olah TKP kasus gantung diri. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus gantung diri terjadi di kos-kosan, Jalan Kebo Iwa Selatan Gang Kepundung, Padangsambian Kaja, Denpasar, Sabtu (24/4). Korbannya, Joko Sutanto (43) asal Bondowoso, Jawa Timur.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Minggu (25/4) menyampaikan, kasus ini diketahui pukul 18.00 WITA. Ipar korban, Dedi Junaidi (27) mengatakan, pada Sabtu pukul 17.30 WITA ia pulang dari kerja lalu membuka pintu kamar kosnya di lantai 2 dan kaget melihat pintu belakang terang.

Baca juga:  Stok Beras di Pengungsian Kosong Sejak 3 Hari, Pengajuan Masih Diproses

Selanjutnya Dedi menuju belakang dan melihat korban tergantung di pintu belakang menggunakan tali plastik. Saat itu dilihat korban sudah tidak bernyawa.

“Saksi (Dedi) langsung turun lagi dan meminta tolong tetangga kos di lantai bawah bernama Kasudi,” ujarnya.

Selanjutnya Kasudi, saksi lainnya, memberi tahu klian dinas setempat dan pemilik kos. Beberapa menit kemudian pihak kepolisian tiba di TKP. “Keterangan saksi bahwa korban ada masalah dengan istrinya yang saat ini ada di Jawa. Hal tersebut didengar oleh saksi dari kakak perempuannya yang tidak lain adalah istri korban yang bernama Indriana dan sempat bilang mau cerai dengan korban,” tegas Iptu Sukadi.

Baca juga:  ADV Urban Exploride, Touring Sambil Berkegiatan Sosial

Kasudi (32), seorang buruh proyek, menerangkan habis nyuci didatangi Dedi Junaidi yang tinggal di lantai II. Ia diberi tahu korban bunuh diri.

Oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar melakukan olah TKP dan menurunkan jasad korban. Selanjutnya dibaringkan di kasur di atas lantai. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di mayat korban. Pukul 20.00  May mayat korban diangkut dengan menggunakan mobil ambulans BPBD Kota Denpasar dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar. Korban bunuh diri diduga karena mau diceraikan istrinya,” tandasnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *