Askab PSSI Tabanan biasanya rutin menggelar Liga Perst, namun selama pandemi covid-19 ini sama sekali belum menyelenggarakan turnamen sepak bola. (BP/Ist)

TABANAN, BALIPOST.com – Askab PSSI Tabanan serta Pengkab FORKI Tabanan berniat menggelar kejuaraan terbuka se-Tabanan, secara tatap muka langsung (offline) pada Mei nanti. Tujuannya, untuk menjaring atlet yang diproyeksikan membela Tabanan, pada ajang Porprov Bali di Badung, tahun depan.

Sekum KONI Tabanan Made Nurbawa, di Tabanan, Rabu (21/4) menerangkan, atlet sudah mulai jenuh berlatih melulu, tanpa berlaga dalam sebuah kejuaraan. Karena itu, Tabanan berniat mengagendakan kejuaraan yang menjaring atlet-atlet Porprov. “Meskipun belum ada kepastian tentang pelaksanaan Porprov, tetapi kami mendorong pengkab cabor agar menyelenggarakan turnamen,” tutur pria yang biasa dipanggil Kadek Nur ini.

Baca juga:  Dibayar Melawan Premanisme

Menurut dia, kejuaraan secara tatap muka langsung (offline) tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) secara ketat, seperti tanpa penonton. Dia mencontohkan, walaupun saat pandemi covid-19, Tabanan berhasil menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional Panjat Tebing, di Lapangan Alit Saputra.

Hanya, kata dia, pelaksanaan turnamen secara offline jumlah peserta dibatasi, termasuk waktunya bisa diperpanjang. Ia menegaskan, di Tabanan terdapat 30 lebih klub sepak bola. Akan tetapi, demi menjaga keamanan dari ancaman wabah virus corona, maka pihaknya hanya membatasi delapan kontestan klub yang ambil bagian.

Baca juga:  KONI Minta Atlet PON dan Pelatih Pahami Kondisi

Selain itu, Kadek Nur menambahkan, cabor lain juga didorong mengadakan event serupa, guna merekrut atlet yang diproyeksikan turun di ajang Porprov. “Saya kira cabor lain akan menyusul menyelenggarakan event serupa, seperti futsal dan balap motor,” ucapnya.

Yang jelas, lanjut dia, tiap kejuaraan berorientasi menjaring atlet Porprov, sehingga usia peserta dibatasi dan menyesuaikan batasan umur hajatan multievent dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali. “Bahkan, rencananya Pengkab IMI Tabanan juga berniat mengadakan kejuaraan road race, malahan pembalapnya ikut kejuaraan di Jembrana,” ungkapnya.

Baca juga:  Sopir "Akut" Terbaik Diberi Penghargaan

Kadek Nur mengakui, kalender event rutin selama pandemi covid-19 ini, praktis sama sekali tidak menyelenggarakan kejuaraan. Oleh sebab itu, untuk menyiapkan wadah bagi atlet supaya tidak jenuh berlatih, maka perlu disiapkan turnamen. “Kompetisi sepak bola saja hampir setahun lebih tidak pernah diadakan di Tabanan,” keluhnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *