Tangkapan layar peta zonasi sebaran COVID-19 di Indonesia per 18 April 2021. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah sepekan menjadi penyumbang zona merah terbanyak secara nasional, pada evaluasi zonasi risiko penyebaran COVID-19 per 18 April 2021, Bali memperoleh kabar baik. Pasalnya, status penyumbang zona merah tak lagi disandang.

Selain itu, dalam sepekan, Bali berhasil memperbaiki penanganan pandemi sehingga seluruh kabupaten/kota menyandang zona orange atau risiko sedang. Dilihat dari data yang dilansir website resmi Satgas Penanganan COVID-19 Nasional pada Selasa (20/4), kesembilan kabupaten/kota sudah berwarna orange.

Secara nasional, zona merah kini berjumlah 6 kabupaten/kota berkurang lima dari sepekan sebelumnya. Zona orange mencapai 322 kabupaten/kota, zona kuning sebanyak 177 kabupaten/kota, dan zona hijau tak ada kasus sebanyak 8 kabupaten/kota, dan zona hijau tak terdampak mencapai 1 kabupaten/kota.

Baca juga:  Tambahan Harian Kasus COVID-19 Nasional Turun Lagi ke 3.000an Orang

Adanya kabar baik ini juga dibenarkan Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bali, Made Rentin. Dalam pesan WA, ia pun meminta agar semua pihak bersemangat dengan adanya perubahan zona risiko di Bali ini. “Astungkara, membaik. Semua zona orange tidak ada zona merah. Semangat,” tulisnya.

Dilihat dari data terbaru per hari ini di website Satgas Penanganan COVID-19 Bali, tambahan kasus COVID-19 pada Selasa (20/4) mencapai 207 orang. Dari jenis penularannya, transmisi lokal mencapai 184 orang dan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) sebanyak 23 orang.

Baca juga:  Pasien Corona Sempat ke Bali Sebelum Dinyatakan Positif, Ini Kata Diskes dan KKP

Kumulatif kasus yang ditangani Bali mencapai 43.289 orang. Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, transmisi lokal masih mendominasi dengan jumlah 40.414 orang. Disusul PPDN sebanyak 2.527 orang dan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) mencapai 348 orang.

Pasien sembuh bertambah 272 orang. Total pasien sembuh menjadi 40.605 orang.

Sebaran ada di seluruh kabupaten/kota. Terbanyak yang melaporkan tambahan pasien sembuh adalah Denpasar 139 orang. Posisi kedua adalah Karangasem dengan 51 pasien sembuh. Posisi ketiga adalah Badung 25 orang.

Baca juga:  Karantina Naker Tabanan, Pemkab Sewa Hotel di Denpasar

Sementara itu, korban jiwa bertambah 8 orang sehingga kumulatifnya mencapai 1.266 orang. Rinciannya 1.261 WNI dan 5 WNA.

Terjadi pengurangan 73 kasus aktif sehingga jumlahnya menjadi 1.418 orang. Lima posisi teratas dengan kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 572 orang, Badung 230 orang, Buleleng 163 orang, Tabanan 97 orang, dan Gianyar 80 orang.

Posisi keenam hingga sembilan diduduki Karangasem 71 orang, Bangli 69 orang, Klungkung 39 orang, dan Jembrana 20 orang. Masih ada 64 warga kabupaten lain dan 13 WNA yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.