Kasi Intel Kejari Karangasem, Gede Semara Putra. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Kejari Karangasem telah menetapkan lima tersangka terkait kasus dugaan korupsi bedah rumah di Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Namun, tim penyidik belum berhenti sampai di situ.

Bahkan, pada Senin (19/4), tim penyidik Kejaksaan Negeri Karangasem terus memperdalam kasus. Kembali dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi.

Kasi Intel Kejari Karangasem I Dewa Gede Semara Putra, mengungkapkan, tim penyidik  telah memperdalam sesuai dengan bukti-bukti awal yang dimiliki. “Ketujuh saksi baru yang diperiksa ini merupakan warga dan beberapa pihak lainya. Sebelum ditetapkan tersangka, kita sudah sempat memeriksa 100 lebih saksi. Dan setelah ditetapkan lima tersangka, ada penambahan tujuh saksi yang sudah diperiksa,” ujar Semara Putra.

Baca juga:  Puluhan Gepeng Dikembalikan ke Karangasem, Disebut Berpenghasilan hingga Rp 500 Ribu per Hari

Semara Putra, menambahkan, tim penyidik menemukan barang bukti baru. Yaitu berupa buku tabungan atau rekening yang dimiliki oleh salah satu tersangka.

“Barang bukti baru berupa satu rekening yang dimiliki oleh salah satu tersangka. Rekening tersebut diduga digunakan transaksi dari keuangan bantuan untuk bedah rumah,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.