Ilustrasi. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kasus penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Buleleng masih berfluktuasi. Hingga Minggu (18/4), kasus konfirmasi baru berada di atas pasien yang berhasil disembuhkan.

Atas kondisi ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) mengingatkan warga agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), sehingga kasus konfirmasi baru ini bisa ditekan. Koordinator Data dan Informasi GTPP COVID-19 Buleleng Nyoman Genep mengatakan, kasus konfirmasi baru dalam sehari bertambah sebanyak 26 orang.

Baca juga:  Karena Ini, Polres Badung Perketat Penerapan Prokes

Rinciannya, dari Kecamatan Seririt sebanyak 3 orang, Buleleng 7 orang, Sukasada 7 orang, Gerokgak 3 orang, Banjar 3 orang, Kubutambahan 2 orang, dan dari Kecamatan Busungbiu tercatat 1 orang pasien terpapar Virus Corona.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh tercatat sebanyak 22 orang. Mereka itu berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 11 orang, Busungbiu 1 orang, Banjar, Sawan masing-masing 2 orang. Selain itu, ada tambahan pasien sembuh masing-masing 3 orang dari Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Gerokgak.

Baca juga:  Semula Direncanakan 11 Pos, Denpasar Putuskan Tambah Lokasi Pemantauan PKM

Sementara, pada Sabtu (17/4), GTPP menemukan tambahan 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia. Pasian ini dari Kecamatan Busungbiu.

Pasien laki-laki dengan umur 67 tahun ini dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit pada Sabtu (17/4). Pasien menjalani treatment pengobatan sejak 14 April 2021.

Sebelumnya, pasien ini mengalami gejala lemas, tidak nafsu makan sejak 3 minggu, nyeri perut, nafas berat, dan mengalami komorbid. Selain itu, di hari yang sama, ditemukan sebanyak 1 kasus probable. Pasien ini berasal dari Kecamatan Gerokgak.

Baca juga:  Enam Wilayah Tambah Korban Jiwa COVID-19, Termuda Umur Belasan Tahun

“Sehari sebelumnya, kami menerima laporan 1 tambahan kasus kematian pasien yang mengalami komorbid,” tegasnya. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.