setrum listrik
Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Saat ini Polri menggelar Operasi keselamatan Agung 2021. Sementara Polresta Denpasar mengklaim terjadi penurunan jumlah lakalantas periode 2020 dibandingkan 2019.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan beberapa waktu lalu mengatakan, fata jumlah kecelakaan lalu lintas Operasi keselamatan Agung 2020 sebanyak 31 kejadian, mengalami penurunan 12 kejadian atau 67% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebanyak 94 kejadian.

Sedangkan jumlah korban meninggal dunia saat Operasi Keselamatan tahun 2020 sebanyak 5 orang, mengalami penurunan sebanyak 12 orang atau 71% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebanyak 17 orang. “Jumlah korban luka berat saat Operasi Keselamatan tahun 2020 nihil, sementara periode sama tahun 2019 ada 7 orang luka berat,” ujarnya.

Baca juga:  Lakalantas, 1 Tewas Digilas Truk

Permasalahan bidang lalu lintas dewasa ini, kata Jansen, telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. “Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana operasional angkutan publik sudah berada dalam genggaman atau cukup menggunakan handphone,” tandasnya.

Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya polantas. Dengan demikian akan mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut. Polantas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut Presisi (Predikif, Responsibilitas, Transparasi berkeadilan).

Baca juga:  Putu Yeni Ekawati Pimpin Taekwondo Badung

Salah satu menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Keselamatan ini merupakan pertama dan utama dalam berlalu lintas. Lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan.

Selain itu jadi cermin budaya bangsa dan tingkat modernitas. Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting kesadaran, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. Masih ditemukan pengendara melawan arus lalu lintas serta menggunakan kendaraan bak terbuka untuk transportasi masyarakat. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.