Juru bicara vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam acara peringatan Hari Tuberkulosis (TB) 2021, Rabu (24/3). (BP/Ant)

JAKARTA, BALIPOST.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunggu rekomendasi pemberian vaksin Covid -19 bagi kelompok usia anak di Indonesia dari organisasi kesehatan dunia (WHO) maupun Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Demikian dikatakan Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Kamis pagi (25/3).

Secara terpisah Ketua Umum IDAI, Aman Bhakti Pulungan mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi apapun terkait vaksinasi untuk anak. “Sampai saat ini belum ada data update untuk vaksin anak. Tentu IDAI Belum keluarkan rekomendasi apapun imunisasi untuk anak,” katanya.

Baca juga:  Prioritaskan Nyawa Manusia

Aman mengatakan, vaksin Sinovac saat ini baru direkomendasikan pada peserta dengan rentang usia 15 hingga 59 tahun. IDAI sampai saat ini berharap sejumlah penelitian terkait keamanan vaksin untuk anak dapat segera terwujud. “Kalau wacana tentu kita akan sangat mengharap, tapi apakah aman?, sangat besar kemungkinan itu aman, tapi kan data-datanya belum. Dan dari BPOM juga belum ada. Kalau nanti akan ada untuk anak pasti IDAI lah yang pertama untuk mengeluarkan pernyataan,” katanya.

Baca juga:  Vaksin COVID-19 Tahap Dua Tiba di Bali!

Sebelumnya, Direktur medis Sinovac, Gang Zeng, mengatakan uji klinis tahap awal dan menengah dari 550 lebih subjek menunjukkan bahwa vaksin tersebut akan memicu respons kekebalan. Dua penerima vaksin usia tiga tahun dan enam tahun mengalami demam tinggi sebagai respons terhadap vaksin. “Sementara subjek uji coba lainnya mengalami gejala ringan. Ini menunjukkan bahwa vaksin itu aman dan akan menghasilkan respons imun yang berpotensi berguna terhadap SARS-CoV-2, tentu sangat disambut baik,” kata Zeng dalam siaran pers, Senin (22/3). (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.