Warga mengantre untuk memasuki Lapangan Lord's Cricket untuk menerima vaksin virus corona (COVID-19), di tengah mewabahnya penyakit tersebut, di London, Inggris, Jumat (22/1/2021). (BP/Antara)

LONDON, BALIPOST.com – Sebanyak 16 kasus varian COVID-19 baru ditemukan Inggris. Hal ini dikemukakan Pejabat kesehatan Inggris pada Kamis (4/3).

Sebanyak 16 kasus varian baru dari COVID-19 di Inggris ini mungkin memiliki kesamaan dengan varian lainnya yang pertama kali muncul di Brazil dan Afrika Selatan. Dikutip dari Kantor Berita Antara, Public Health England (PHE) menyebutkan kasus varian itu, yang dikenal sebagai B.11318, pertama kali muncul pada 15 Februari dan diketahui berasal dari Inggris.

Baca juga:  Ini, Rencana Teknis Penyelenggaraan Rapat Paripurna DPRD Gianyar

“Semua individu yang terbukti positif beserta kontak mereka berhasil dilacak dan diimbau untuk melakukan isolasi, ” kata PHE melalui pernyataan.

PHE mengatakan varian tersebut dinyatakan sebagai varian yang sedang diselidiki –Variant Under Investigation (VUI) dan mengandung mutasi E484K yang merupakan ciri dari varian COVID Afrika Selatan dan Brazil. Namun menurut PHE, varian itu tidak memperlihatkan mutasi N501Y yang muncul pada varian yang memprihatinkan/ Variant of Concern (VOC).

Baca juga:  Antisipasi Virus Corona, Alat Ini Dipasang di Bandara

Inggris saat ini sedang menelusuri delapan varian COVID, yakni empat VUI dan empat VOC, katanya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.