Ni Made Pranita Sulistya Devi (kiri) bersama pelatih Made Wijaya. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pengprov PBSI Bali mulai menggulirkan Pelatprov PON Bali. Bali sendiri meloloskan total 11 pebulu tangkis ke PON Papua, terdiri atas putra (7) dan putri (4). Mereka adalah Nyoman Tryadnyana Arya, I Gede Pasek Ekayana, Agus Aldi Santoso, Alvin Honik, I Kadek Pande Dheva Brahmantya, I Putu Pande Sheva Brahmantya Putra, dan I Gusti Ngurah Bagus Agung Suptayana.

Sementara di sektor putri Bali meloloskan Ni Made Pranita Sulistya Devi, Made Deya Surya Saraswati, Komang Ayu Cahya Dewi, serta Ayu Gary Luna Maharani. Ketua Umum Pengprov PBSI Bali Wayan Winurjaya, di Denpasar, Minggu (28/2) menerangkan, seiring kepastian pelaksanaan PON di Bumi Cendrawasih, pihaknya menggelar Pelatprov PON.
Pelatprov PON ini bermaterikan atlet PON dan ditangani duet pelatih Made Wijaya serta Risa Rival Goneci. “Mereka biasa berlatih di GOR Anugerah dan GOR Pranita,” sebut Winurjaya.

Baca juga:  Rencana “Try Out” Petinju PON Bali Ditunda

Apalagi, provinsi lain mulai memanggil atlet PON guna berlatih, termasuk klub-klub besar di Jawa juga mulai menggeliatkan program latihan. “Persiapan PON Ini semakin serius, mengingat saya juga dipercaya menjabat Pengawas di PB PON untuk cabor bulu tangkis,” terangnya.

Diakuinya, program Pelatprov PON ini merupakan bentuk keseriusan jajaran pengurus PBSI Bali, dan mereka urunan serta bahu membahu demi lancarnya program latihan atlet PON. Bahkan, lanjut dia, ke depan Pelatprov yang digelar bukan hanya menyasar atlet PON, tetapi pebulu tangkis pelapis juga akan dilibatkan.

Baca juga:  Antara dan Eppi Persiapan ke Singapura Terbuka

Hanya, untuk pemanggilan atlet pelapis akan dilakukan jika sudah mulai dilaksanakan Sirkuit Nasional (Sirnas). “Kalau Sirnas sudah mulai digelar kembali, maka kami akan menggelar program Pelatprov bagi atlet pelapis untuk kelompok umur,” kata dia.

Program Pelatprov PON ini, menurut Winurjaya, akan terus mengasah skill pebulu tangkis Bali, termasuk menambah pengalaman dan jam terbang. “Saat ini kan masih pandemi covid-19. Jika kelak wabah virus corona sudah berakhir, maka kami mengagendakan try out menjajal kekuatan klub-klub besar seperti PB Jaya Raya dan PB Djarum. Saya kira try out tidak hanya turun dalam turnamen maupun event, tetapi bisa bertanding meladeni pebulu tangkis klub ternama,” ungkapnya. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.