Ilustrasi. (BP/Tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korban jiwa COVID-19 masih dilaporkan Bali pada Kamis (18/2). Terdapat 8 pasien COVID-19 yang dicatatkan meninggal hari ini.

Dilihat dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, delapan orang ini merupakan warga empat kabupaten/kota. Yakni Badung, Denpasar, Jembrana, dan Gianyar. Keseluruhannya merupakan zona merah.

Penyumbang tambahan korban jiwa terbanyak adalah Badung dengan jumlah 3 orang. Kemudian, Denpasar dan Jembrana masing-masing melaporkan 2 tambahan korban jiwa. Sedangkan Gianyar bertambah 1 orang.

Dari data, pasien termuda berusia 28 tahun dan tertua 65 tahun. Pada hari ini, lima diantara seluruh korban meninggal tidak memiliki komorbid.

Pasien pertama adalah seorang pria berusia 65 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSU Bali Jimbaran pada 31 Desember 2020. Dikonfirmasi pada 1 Januari dan meninggal sehari setelahnya, tanpa ada penyakit penyerta.

Baca juga:  Upaya Tekan COVID-19, Dua Negara Ini Putuskan Tutup Perbatasan

Pasien kedua merupakan seorang laki-laki berusia 58 tahun. Warga Badung ini masuk ke RS Siloam pada 4 Januari dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien dengan komorbid diabetes melitus ini meninggal pada 9 Januari.

Pasien ketiga merupakan perempuan berusia 30 tahun. Warga Badung ini masuk ke RSUP Sanglah pada 5 Februari dan terkonfirmasi di hari yang sama. Pasien tanpa komorbid ini meninggal hari ini.

Pasien keempat juga merupakan seorang perempuan. Warga Denpasar berusia 28 tahun ini masuk ke RSUP Sanglah pada 6 Februari dan terkonfirmasi di hari yang sama. Pasien tanpa komorbid ini juga meninggal hari ini.

Pasien kelima merupakan pria berusia 63 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSU Puri Raharja pada 7 Februari. Pasien menderita tekanan darah tinggi dan diabetes melitus ini dikonfirmasi pada 11 Februari dan meninggal juga hari ini.

Baca juga:  Persoalan Anggaran Covid-19, Pansus VIII DPRD Kota Minta Eksekutif Lakukan Ini

Pasien keenam merupakan seorang perempuan berusia 60 tahun. Warga Jembrana ini masuk ke RSU Negara pada 16 Februari dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien dengan penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes melitus ini meninggal pada 18 Februari.

Pasien ketujuh seorang laki-laki berusia 33 tahun. Warga Jembrana ini masuk ke RSU Payangan pada 16 Februari dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Meninggal juga pada hari terkonfirmasi, 17 Februari dan tidak ada penyakit penyerta dilaporkan.

Pasien kedelapan merupakan seorang perempuan berusia 48 tahun. Warga Gianyar ini masuk ke RSUD Sanjiwani pada 11 Februari dan terkonfirmasi sehari setelahnya. Pasien tanpa komorbid ini meninggal pada 17 Februari.

Baca juga:  Gerakan Peduli Lingkungan lewat Skateboard

Kumulatif korban jiwa COVID-19 di Bali mencapai 847 orang. Rinciannya 843 WNI dan 4 WNA.

Sebaran Korban Jiwa

Dilihat dari sebarannya secara kumulatif, Denpasar mencatatkan korban jiwa sebanyak 180 orang ada di posisi pertama. Posisi kedua dipegang Badung dengan jumlah korban jiwa 130 orang.

Posisi ketiga adalah Gianyar dengan korban jiwa sebanyak 122 orang. Posisi keempat adalah Tabanan dengan jumlah 106 korban jiwa. Buleleng di posisi kelima melaporkan korban jiwa mencapai 91 orang.

Posisi keenam adalah Jembrana dengan 63 orang. Karangasem yang korban jiwanya mencapai 64 orang berada di posisi ketujuh. Kemudian Bangli ada di posisi kedelapan dengan 53 orang meninggal.

Posisi kesembilan adalah Klungkung yang korban jiwanya mencapai 32 orang. Terdapat pula 2 korban jiwa dari kabupaten lain. (Winatha/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *