Pj Sekda Jembrana I Nengah Ledang menerima SK Plh Bupati Jembrana dari Gubernur Bali Wayan Koster. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Gubernur Bali Wayan Koster menugaskan Pj Sekda Jembrana Nengah Ledang sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Jembrana. Penyerahan Surat Keputusan Plh Bupati dilaksanakan di Gedung Jayasaba Denpasar, Selasa (16/2) sore.

Birokrat asal Desa Kaliakah Kecamatan Negara itu dilantik untuk mengisi kekosongan kursi bupati periode 2016-2021 yang berakhir kepemimpinannya di bulan ini. Pelantikan Plh. Bupati bersamaan dengan lima kabupaten di Bali lainnya, yang juga melaksanakan pilkada serentak 9 Desember 2020.

Dengan jabatan baru tersebut, I Nengah Ledang kini resmi merangkap tiga jabatan sekaligus. Sebelumnya, mantan Camat Mendoyo dan Kepala Dinas BPMPD Jembrana ini dilantik menjadi Pj Sekda oleh Bupati Jembrana I Putu Artha pada 4 januari 2021. Sedangkan jabatan sebelumnya sebagai asisten I bidang Pemerintahan Pemkab Jembrana masih dijabat hingga kini sejak dilantik 17 Februari 2019.

Baca juga:  Rekor Baru Korban Jiwa Dilaporkan!! Tambahan Kasus COVID-19 Bali Masih di Atas 160 Orang

Usai dilantik sebagai Plh Bupati, I Nengah Ledang mengatakan kepercayaan dan jabatan yang disandangnya kini sebagai amanah dan tanggung jawab. Yang jelas satu tugas besar sudah menantinya yakni mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati Jembrana terpilih yang jika sesuai rencana akan digelar akhir Februari 2021.

“Saya hanya melaksanakan tugas sehari-hari Bupati Jembrana. Juga melaksanakan tugas dan bertanggung jawab kepada bapak Gubernur. Tentu fokus saat ini juga mempersiapkan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya singkat.

Baca juga:  Bupati Tamba Lontarkan "Tantangan” Ini ke Unud

Seperti diketahui, Kabupaten Jembrana merupakan satu dari enam daerah di Bali yang menggelar Pilkada serentak Tahun 2020. Namun hingga berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati pada 17 Februari 2021, belum ada pelantikan bupati dan wakil bupati definitif.

Penugasan Plh Bupati demi menghindari terjadinya kekosongan pimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Jembrana. Untuk itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan surat keputusan Gubernur Bali nomor 236/01-A/HK/2021 tanggal 10 Pebruari 2021 perihal penunjukan pelaksana harian Bupati Jembrana.

Baca juga:  Akhirnya Setelah 28 Tahun, Mahkota GWK Terpasang

Keputusan ini berlaku mulai tanggal 17 pebruari 2021 hingga dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada serentak tahun 2020. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *