Kantor DPRD Jembrana selama beberapa hari tidak ada aktivitas dan para pegawai WFH setelah Ketua DPRD Jembrana terkonfirmasi Covid-19 dengan status OTG. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Kantor Sekretariat DPRD Jembrana menerapkan WFH (work from home) penuh termasuk seluruh aktivitas selama seminggu. Kerja di rumah ini sudah dilaksanakan sejak Kamis lalu (14/1), pascadiketahui Ketua DPRD Jembrana positif Covid-19. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Sekretaris DPRD Jembrana, I Made Sudantra, dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya penerapan WFH secara penuh di Kantor DPRD. Seluruh staf termasuk kegiatan DPRD Jembrana di kantor diselenggarakan secara virtual. “Ini juga atas instruksi ibu Ketua. Sejak Kamis lalu, kita sudah menerapkan itu (WFH). Rencananya Senin ini kita lanjutkan hingga sepekan ke depan,” ujar Sudantra, Minggu (17/1).

Baca juga:  Curi Helm, Residivis Juga Mantan Pengedar Narkoba Ditangkap

Sudantra juga mengungkapkan, beberapa staf yang kontak erat juga telah mengikuti screening swab sejak Jumat lalu. Dan kemungkinan akan berlanjut pada Senin ini, beberapa yang kontak erat. Sedangkan terkait anggota DPRD, menurutnya selama WFH kegiatan di kantor juga ditiadakan. Dan selama ini sejatinya DPRD Jembrana telah menerapkan prokes ketat salah satunya tidak ada kerumunan. Sejumlah rapat-rapat kerja, hingga Paripurna penetapan tiga Ranperda diselenggarakan secara daring. “Untuk rapat-rapat termasuk di staf, juga kita selenggarakan daring. Ke depan ini tetap kita terapkan,” terang Sudantra.

Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, dihubungi melalui pesan singkat, mengatakan dirinya menjalani perawatan isolasi dengan status OTG (tanpa gejala). Untuk di DPRD menurutnya sudah dilasanakan treking terutama sopir dan sekpri. Selain itu semua ruangan juga telah diinstruksikan untuk di steril dengan di semprot disinfektan oleh satgas dan BPBD.

Baca juga:  Gempa 3,7 SR Kembali Guncang Karangasem, Lokasinya?

“Sementara kami off kan dulu staf yang tidak pegang peran vital. Kami terapkan WFH untuk beberapa hari kedepan, saya sudah minta sekwan laporkan ini ke BKAD,” tulis pesan singkat Sri Sutharmi. Sedangkan untuk rekan-rekan DPRD, menurutnya selama ini aman karena selama masa pandemi ini sistem rapat dilakukan secara daring atau virtual.

Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi terpapar COVID-19. Dengan kondisi sehat, hingga saat ini, Sri Sutharmi bersama suaminya yang juga Perbekel Yehembang, Made Semadi menjalani isolasi di RSU Negara. Dirinya sekeluarga terkonfirmasi Covid-19 dan menjalani perawatan di RSU rujukan covid, RSU Negara. Sebelumnya suaminya, lebih dulu menjalani perawatan di ruang isolasi setelah hasil swab positif.

Baca juga:  Warga Eks Timtim Kembali Datangi DPRD

Awal diketahui Covid ini, ketika suaminya sempat sakit dan memeriksakan diri hingga tes swab positif. Sri Sutharmi menghimbau masyarakat agar tetap waspada dengan wabah virus corona. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Serta menghindari kerumunan. Sutharmi mencontohkan dirinya yang dengan ketat menerapkan prokes, masih bisa kena. Apalagi yang tidak atau mengabaikan imbauan prokes.(Surya Dharma/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.