IGN Diva Ismayana. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dua kroser PON Bali IGN Diva Ismayana dan Made Gede Sadhu Saka Bakti diproyeksikan turun pada seri kejuaraan internasional motocross (MX GP), yang rencananya digelar di Benoa, Pesanggaran, Juni. Diva dan Saka akan berlaga pada kejuaraan motocross bergengsi melalui jatah kemudahan (wild card) bagi kroser tuan rumah.

Ketua Umum Pengprov IMI Bali Nyoman Seniweca, Denpasar, Jumat (15/1) menerangkan, event tersebut diharapkan sebagai ajang try in bagi dua kroser PON, sebelum mereka turun di ajang PON Papua 2-20 Oktober. “Kami harapkan Diva dan Saka bisa menambah pengalaman dan jam terbang, sebelum turun resmi pada event PON,” sebut Seniweca.

Baca juga:  Anggaran Pilkada Rp 25 Miliar, KPU Tabanan Lakukan Rasionalisasi

Menurut dia, Diva dan Saka akan turun melalui jatah wild card dan biasanya diberikan kepada kroser tuan rumah Indonesia. Apalagi, Diva punya pengalaman turun pada kejuaraan motocross baik nasional maupun internasional. Hanya, kata dia, sirkuit di Benoa kepastiannya baru mencapai 80 persen. “Kami tetap berharap seri MX GP bisa dihelat di Benoa,” ujarnya.

Kendati demikian, Seniweca tetap mempunyai alternatif sirkuit motocross di kabupaten lain, seperti Gianyar, Klungkung dan Bangli. Yang penting, lokasi sirkuit berdekatan dengan rumah sakit internasional, guna menghadapi kemungkinan jika terjadi accident (kecelakaan).

Baca juga:  Amankan Imlek, Polda Kerahkan Ratusan Personel

Ia berharap, pasca hajatan MX GP pemerintah baik provinsi, kabupaten maupun kota, bersedia menyiapkan sirkuit bagi kroser muda Bali yang berbakat dan bertalenta. Seniweca mengakui, di Bali cukup banyak bibit-bibit pembalap, baik motocross maupun road race.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta supaya ada sirkuit untuk motocross dan balapan jalan raya. Tujuannya, untuk menekan terjadinya balapan liar di jalan umum. “Saya kira pemerintah menyiapkan fasilitas sirkuit bagi bibit-bibit pembalap, sebab bakat dan talenta mereka harus tetap difasilitasi dan diwadahi guna meredam terjadinya balapan liar,” ungkapnya.

Baca juga:  Prosesi Siat Sampian di Pura Penataran Sasih

Pada bagian lain, Diva menyatakan, dirinya sudah siap jika mendapatkan wild card. Ia akan turun di kelas Special Engiene (SE) 250 cc atau MX II. Bahkan, dirinya tetap rutin berlatih lari pagi dan sore di Pantai Sanur, ditambah latihan fitnes. “Maklum, saat ini kan diberlakukan PSBB dan PPKM, sehingga tidak boleh berkerumun,” kilahnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.