Presiden melakukan persiapan sebelum disuntik vaksin COVID-19, Rabu (13/1). (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sekitar pukul 09.41 WIB, Presiden Joko Widodo mulai diukur tensi dan temperaturnya di meja kedua untuk menerima vaksin COVID-19. Dalam kesempatan itu, dipantau dari siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/3), Presiden mengaku sudah cukup lama tidak memeriksakan tensinya.

Untungnya, saat diperiksa, tekanan darah (tensi) Presiden masih normal. Setelah itu Presiden melakukan tanya jawab dengan petugas vaksinasi. Saat ditanya pernah menderita batuk, ia menjawab hanya batuk kecil saja. “Hanya batuk kecil saja,” katanya sambil tertawa.

Baca juga:  Pasien Positif COVID-19 di Jepang Melonjak Lampaui 10.000 Orang

Saat ditanya penyakit penyerta, Presiden menjawab tidak ada. Tidak perlu waktu lama, sekitar 3 menitan, Presiden melanjutkan ke meja selanjutnya.

Presiden disuntik vaksin COVID-19, Rabu (13/1). (BP/iah)

Vaksin COVID-19 pun disuntikkan pada Presiden Joko Widodo sekitar pukul 09.46 WIB. Saat ditanya bagaimana rasanya saat divaksin, Jokowi menjawab tidak terasa. “Gak terasa sama sekali,” katanya sembil tertawa kecil.

Setelah divaksin, Jokowi melanjutkan ke meja keempat untuk monitoring. Di sana Presiden melakukan tanya jawab dengan petugas yang ada di meja itu. Presiden diminta menggunakan hand sanitizer sebelum meninggalkan meja itu.

Baca juga:  Dari Ratusan Liter Arak Disita hingga Provinsi Terbanyak Sumbang Kasus COVID-19 Harian

Presiden diminta untuk menunggu 30 menit agar memastikan reaksi vaksin tersebut. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.