Ilustrasi. (BP/dok)

NEGARA, BALIPOST.com – Adanya oknum yang melakukan “salam tempel” di Gilimanuk sehingga bisa masuk Bali tanpa surat keterangan rapid tes antigen negatif mengemuka di rapat koordinasi Satgas Penanganan COVID-19, Kamis (7/1). Kondisi ini diutarakan Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna.

Ia mengaku gerah dengan adanya informasi ada bus yang lewat di Gilimanuk, namun tidak mematuhi aturan. “Saya mendapat informasi ada bus yang melintas di Gilimanuk yang turun hanya sopirnya saja dan menunjukkan rapid test antigen cuma tiga lembar. Yang lainnya ditukar dengan salam tempel,” ungkapnya.

Baca juga:  Cegah Kerumunan Penerima BLT, Petugas Gabungan Jaga Bank

Ia ingin tahu siapa oknumnya ini. “Jangan sampai ada musuh dalam selimut di Gilimanuk yang merusak citra kita yang bekerja keras amankan Bali. Jika tidak bawa rapid test antigen kan harusnya diarahkan ke Kimia Farma untuk dirapid,” tegas Dandim Haruna.

Pihaknya berharap pihak Polres bisa bersama-sama  menelusuri permasalahan ini. Karena informasi ini tidak hanya sekali namun sudah beberapa kali.
Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.