Suasana kedatangan di Bandara Ngurah Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di tengah pandemi COVID-19 relatif berbeda jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan arus penumpang bila dibandingkan tahun lalu turun hingga 80-an persen.

Menurut Stakeholder Relation Manager Bandara Ngurah Rai, Taufan Yudhistira, Selasa (22/12), pada 2019, jumlah penumpang yang tiba melalui bandara Ngurah Rai, cukup banyak. “Namun akibat Pandemi COVID-19 tahun ini, jumlahnya jauh menurun dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkapnya.

Baca juga:  Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka Diikuti 100 Guru di Badung

Dari data penerbangan di 2019, pada 20 Desember, jumlah kedatangan 20.317 orang dari 128 penerbangan. Sedangkan keberangkatan 14.772 orang dari 130 penerbangan.

Pada 21 Desember 2019, kedatangan justru mengalami peningkatan. Jumlahnya sebanyak 21.231 orang dari 129 penerbangan dan keberangkatan 16.329 orang dari 130 penerbangan.

Sedangkan tahun ini pada periode yang sama, terjadi penurunan hingga 70 persen. Pada Minggu (20/12), jumlah penumpang sebanyak 6.289 penumpang. Turun sekitar 70 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Baca juga:  TNBB Terbaik se-Asia Pasifik

Jumlah penerbangannya juga turun. Yaitu sebanyak 97 penerbangan.

Sementara, pada Senin (21/12), jumlah penumpang sebanyak 4.630 orang dari 75 penerbangan. Jumlah ini turun drastis dibandingkan periode sama tahun lalu, sekitar 80-an persen.

Sementara, jumlah keberangkatan pada Minggu sebanyak 9.163 orang dari 98 penerbangan. Pada Senin turun lagi menjadi 6.767 orang dari 77 penerbangan. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.