Ni Wayan Yuliani (kiri) dan Aldo Abraham Jacob saat peresmian Mi Shop Teuku Umar, Sabtu (12/12). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Work from Home (WFH) dan Pembelajaran Daring ternyata mendongrak penjualan beragam produk telepon seluler (Ponsel) Xiaomi. Pasalnya, produk asal China ini menyediakan beragam produk low-end hingga high-end. Kondisi ini diungkapkan Area Sales Manager Xiaomi Bali Nusra, Aldo Abraham Jacob, Sabtu (12/12) saat meresmikan Mi Shop bekerjasama dengan Cellular World di Jl. Teuku Umar, Denpasar.

Menurut Aldo, keberadaan Mi Shop ke-6 di Bali dan ke-16 di Bali Nusra ini merupakan upaya mendekatkan diri ke pelanggan. Sebab, produk Xiaomi, baik itu ponsel hingga TV, saat ini sangat diminati konsumen. “Target mendekatkan diri ke masyarakat. Dulu banyak masyarakat yang belum terjangkau. Harapannya bisa merangkul semua,” ujarnya.

Baca juga:  Tingkatkan Pengalaman Konsumen, Cellular World Gandeng Samsung Hadirkan SES

Ia mengatakan hal ini juga sejalan dengan target Xiaomi menjadi nomor 1 secara nasional pada 2021. Saat ini, lanjutnya, Xiaomi sudah menduduki posisi nomor tiga secara global versi GfK. “Makanya kami merangkul pemain terbesar di Bali, yaitu Cellular World,” sebut Aldo.

Disebutkannya selama pandemi, penjualan produk Xiaomi bukannya menurun seperti kebanyakan merek, justru meningkat. Kebijakan WFH dan pembelajaran daring membuat kebutuhan ponsel pintar meningkat dan mendongkrak penjualan Xiaomi.

Baca juga:  Karya Danu Kertih Digelar Hari Ini

Selama pandemi, dikatakannya Xiaomi mengalami pertumbuhan karena ketika konsumen mencari ponsel, harga yang ditawarkan sesuai. Ia mengatakan Xiaomi tidak menaikkan harga di saat pandemi. “Kami menjadi nomor satu nasional di Januari, Mei, Juni, dan Juli. Padahal pada saat itu masih pandemi,” ungkapnya.

Tingginya minat konsumen terhadap produk Xiaomi dibenarkan Retail Sales and Marketing Manager Cellular World, Ni Wayan Yuliani. Disebutkannya produk Xiaomi paling dicari konsumen.

Bahkan, di saat produk lain mengalami penurunan penjualan, produk Xiaomi justru mengalami kekurangan karena tingginya permintaan. “Produk Xiaomi paling dicari. Sebagai komitmen kami akan menyediakan produk ter-update. Motto coba dumun baru beli,” sebut Yuli soal dibukanya Mi Shop ini.

Baca juga:  Bantuan BOSDa dan JPS Pendidikan Segera Dicairkan

Selama masa grand opening, beragam promo ditawarkan. Diantaranya program diskon up to 50 persen, lelang, dan special price. Syaratnya selama persediaan masih ada.

Produk Xiaomi dihadirkan lengkap di Mi Shop terbaru ini. Dari aksesoris hingga produk ponsel high-end keluaran Xiaomi. Juga disediakan asuransi Xpro yang memberi kenyamanan bagi konsumen. “Harga produk dari Rp 1.249.000 sampai Rp 9.499.000,” sebutnya. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *