Sekda Adi Arnawa saat melakukan pemantauan kesiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Badung 2020 ke beberapa TPS yang ada di wilayah Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan, Selasa (8/12). (BP/Par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejumlah pejabat di Kabupaten Badung, Rabu (9/12) pagi akan menggunakan hak pilihnya di masing-masing TPS tempat mereka berdomisili. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta misalnya.

Pria yang maju sebagai incumben di Pilkada Badung ini diagendakan menggunakan hak pilihnya di Banjar Pelaga TPS 1, Desa Pelaga, Petang. Begitu juga Wakil Bupati, Ketut Suiasa dijadwalkan nyoblos di Banjar Kauh Pecatu TPS 12, Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Sementara Ketua DPRD Badung, Putu Parwata akan menggunakan hak pilihnya di Banjar Untal-untal TPS 24, Desa Dalung, Kuta Utara. Sedangkan Wakil DPRD I di Banjar Blungbang TPS 16, Desa Penarungan, Mengwi dan Wakil Ketua II DPRD Made Sunarta akan menggunakan hak pilihnya di Lingkungan Sengguan Abianbase TPS 4, Abianbase, Mengwi.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Kapal Ikan, Konsultan Pengawas Dijebloskan ke LP Kerobokan

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Forkopimda serta pimpinan OPD dalam pemantauan kesiapan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Badung 2020, Selasa (8/12), mengatakan, dari hasil pemantauan di beberapa TPS, penyelenggara juga sudah memastikan kesiapannya dalam menerapkan protokol kesehatan.

Itu terbukti dengan disediakannya bilik khusus bagi para pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat. Pihaknya juga meminta KPPS di masing-masing TPS agar benar-benar melaksanakan pilkada secara luber, walaupun di Badung pilkada hanya diikuti oleh satu pasangan calon.

Baca juga:  Evakuasi Wisatawan di Gili Terawangan, Padangbai Kirim 4 Kapal

Dikatakan, kesiapan penyelenggara pemilu, merupakan bagian yang paling krusial pada pesta demokrasi, mulai dari logistik, SDM dan juga SOP-nya. Terlebih saat ini Pilkada dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19. Sehingga, sarana dan prasarana penunjang, khususnya kesiapan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19 harus benar-benar maksimal.

“Kami harus mengetahui apa-apa saja yang telah dilakukan dan bagaimana kesiapannya. Kami pun menghimbau agar warga dapat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember dan tidak perlu khawatir atau takut tertular. Sebab, penyelenggara sudah menerapkan SOP dan Prokes untuk menghindari penularan Covid-19,” tegasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.