Wabup Suiasa menyerahkan penghargaan kepada perusahan yang berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung di Puspem Badung, Selasa (8/12). (BP/Ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sejak adanya penyebaran COVID-19 di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Badung menyadari akan berdampak terhadap pariwisata. Sehingga banyak perusahan yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (FTJSP) Kabupaten Badung baik dari Perusahaan Swasta, BUMN, BUMD maupun organisasi sangat menaruh perhatian dan turut serta berperan dalam percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Badung.

Atas kepeduliannya, sebanyak 41 perusahan yang tergabung dalam FTJSP diberikan penghargaan oleh Pemkab Badung. Penghargaan diserahkan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Puspem Badung, Selasa (8/12). Turut hadir Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan selaku Wakil Ketua Tim Fasilitasi FTJSP A.A.Ngurah Bayu Kumara, Ketua FTJSP Kabupaten Badung I Gede Suarsa, beserta perwakilan perusahaan dan OPD terkait.

Baca juga:  Membicarakan Kematian Sendiri

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada para perusahaan yang telah berperan serta berpartisipasi melakukan tanggung jawab sosial perusahaannya untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung. “Patut disyukuri bersama, perusahaan di Kabupaten Badung bisa melakukan lebih banyak hal-hal positif dalam upaya untuk mengatasi permasalahan yang timbul sebagai dampak dari pandemi ini,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, semakin banyak yang diajak bekerja sama maka semakin ringan beban masyarakat. Sehingga tujuan utama untuk kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Badung khususnya dan Bali umumnya dapat terwujud.

Untuk itu melalui Forum TJSP ini, Wabup Suiasa berharap dapat membangun koordinasi yang baik antara perusahan dan pemerintah untuk bersama-sama keluar dari masa pandemi ini. “Kami berharap kerjasama dan koordinasi yang baik ini tetap terbangun sehingga pembangunan daerah yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Badung dapat terwujud,” katanya.

Baca juga:  Pelaksanaan Perarem Pencegahan COVID-19 Harus Didukung Anggaran Pemerintah

Ia berharap akan tumbuh kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan yang lebih luas mengingat sektor pariwisata merupakan sektor penggerak yang paling dominan dibanding sektor lainnya.

Sementara itu Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan selaku Wakil Ketua Tim Fasilitasi FTJSP Badung A.A. Ngurah Bayu Kumara melaporkan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Badung kepada perusahaan yang sudah berkomitmen serta berperan dalam kegiatan FTJSP berkaitan dengan masalah pandemi COVID-19 yang sedang terjadi.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Masih di Atas 250 Orang

Sebagian besar FTJSP pada periode ini fokus berperan memberikan bantuan di bidang kesehatan, yakni percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Badung. Adapun bantuan yang diberikan berupa APD, masker, sembako, kerjasama dalam penyediaan makan siang untuk sebagian warga yang dikarantina, serta alat kesehatan berupa ventilator yang sudah langsung dapat dimanfaatkan di RSUD Mangusada.

“Untuk bantuan yang diterima FTJSP sudah kami laporkan kepada Sekretariat COVID-19, dan dalam proses penyalurannya sudah sesuai dengan apa yang diamanatkan. Di samping itu kami juga publikasikan melalui website FTJSP Kabupaten Badung yang dapat diakses melalui tjsp.badungkab.go.id,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan serta dapat dikembangkan tanggung jawab sosialnya demi tujuan bersama. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *