I Wayan Karyasa. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Tiga kader PDIP Bangli dipecat. Sebab, dianggap membangkang terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai.

Ketiganya adalah Bupati Bangli I Made Gianyar, Ngakan Kutha Parwata yang kini mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati dari Partai Golkar, dan Sang Ayu Putri Adnyanawati Calon legislatif Periode 2019-2024. Pemecatan ketiga kader tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Bangli I Wayan Karyasa di kantor DPC PDIP Bangli, Jumat (4/12).

Karyasa mengatakan pemecatan tiga kader PDIP tersebut telah diumumkan DPD PDIP Provinsi Bali melalui jumpa pers. Pihaknya di DPC PDIP Bangli menerima pengumuman tersebut lewat email yang dikirimkan DPD PDIP Provinsi Bali.

Baca juga:  Resmikan Hari Penggunaan Busana Adat Bali, Bupati Suwirta Minta Tampil Sederhana dan Sopan

Meski ketiga kader tersebut telah diumumkan dipecat, namun pihaknya di DPC mengaku belum menerima SK (surat keputusan) tentang pemecatan ketiganya. “Terkait SK (surat keputusan) pemecatannya sampai sekarang kami belum pegang. Kami di DPC sekarang masih menunggu SK resminya,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Karyasa mengapresiasi langkah-langkah DPP PDIP yang telah memecat ketiganya. Keputusan DPP tersebut sesuai dengan usulan DPC PDIP Bangli sebelumnya yang telah disampaikan ke DPP melalui DPD.

Sesuai hasil rapat pleno 12 September 2020 lalu, DPC PDIP Bangli mengambil keputusan untuk mengusulkan pemecatan terhadap, I Made Gianyar dari Kader PDIP perjuangan. Ia dianggap telah melakukan mobilisasi masa untuk adiknya I Made Subrata yang berpasangan dengan Ngakan Kutha Parwata selaku paslon bupati dan wakil bupati Bangli tahun 2020 yang dicalonkan oleh partai Golkar.

Baca juga:  "Astra Motor Music Tour" Hentak Pulau Dewata

Kedua mengusulkan pemecatan terhadap Ngakan Made Kutha Parwata dari kader PDIP karena maju sebagai calon wakil bupati dari partai Golkar. Ketiga, mengusulkan pemecatan Sang Ayu Putri Adnyanawati karena terbukti ikut hadir dalam pendaftaran Paslon Bupati dan wakil Bupati yang dicalonkan dari Partai Golkar atau partai lain ke KPU Bangli.

Istri dari Ngakan Kutha Parwata itu juga dinilai aktif turun ke masyarakat memperjuangkan paslon lain yang tidak direkomendasikan oleh DPP PDIP.

Baca juga:  Hanura Jembrana Hengkang dari Fraksi Demokrat Jaya

Sementara itu Bupati Bangli I Made Gianyar belum bisa dimintai tanggapan mengenai pemecatan dirinya oleh PDIP. Beberapa kali dihubungi tidak mendapat jawaban. Demikian juga dengan Ngakan Kutha Parwata belum bisa dikonfirmasi mengenai pemecatan tersebut.

Namun dalam wawancara sebelumnya, Ngakan Kutha sempat menyampaikan bahwa dirinya siap menanggung segala konsekuensi dan sanksi dari PDIP atas langkahnya mendampingi Subrata maju di Pilkada lewat Partai Golkar. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.