Pengawasan yang dilakukan tim Satgas Covid-19 di Tabanan di obyek wisata wilayah Kecamatan Baturiti, Kamis (20/10). (BP/Bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Mencegah kemungkinan terjadi peningkatan jumlah kasus tambahan terkonfirmasi positif, usai libur panjang juga menjadi perhatian serius satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan. Dimana selama libur panjang, Satgas Covid-19 Tabanan melakukan pengawasan ekstra di sejumlah obyek wisata. Jika ditemukan ada yang melanggar prokes tentu saja, siap siap dikenai sanksi.

Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba mengatakan, tim melakukan pengawasan menyebar di seluruh obyek wisata di Tabanan. Terutama di wilayah Kecamatan Baturiti dan Kecamatan Kediri yang memang jadi tujuan berwisata. “Pengawasan dilakukan untuk mengajak dan mengingatkan mereka terapkan protocol kesehatan Covid-19 dengan baik,” ujarnya.

Baca juga:  Bertambah Empat, Ini Jumlah Kasus Positif Covid -19 di Bangli

Selain melakukan pengawasan agar pengunjung terapkan protokol kesehatan dengan benar, tim juga membawa spanduk bertuliskan ‘Ayo Pakai Masker Cegah Penularan Covid-19’.

Selain mengingatkan wajib masker dan digunakan dengan baik, tim juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan manajemen untuk menerapkan jaga jarak dan mengingatkan pengunjung untuk cuci tangan. “Kami juga bawa spanduk ajakan untuk menggunakan masker dengan baik,” katanya.

Menurut Sarba meskipun masih ditemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan benar, rata-rata pengunjung yang berwisata ke Tabanan sudah menaati protokol kesehatan Covid-19. Begitupun setiap objek sudah menyiapkan penerapan protokol kesehatan dengan benar. “Obyek wisata di Tabanan juga sudah pasang spanduk untuk mengajak masyarakat terapkan prokes dengan benar,” terangnya.

Baca juga:  Petugas Gabungan Awasi Objek Wisata

Dia menambahkan kegiatan pengawasan ini masih tetap dilakukan. Meskipun angka kasus Covid-19 di Tabanan sedikit ada penurunan, pengawasan prokes akan rutin digelar 2 minggu sekali. Selain menyasar tempat umum, pengawasan prokes juga dilakukan sampai ke pelosok desa. “Ini kita lakukan agar penyebaran Covid-19 di Tabanan bisa dicegah,” pungkasnya.

Sementara itu kasus baru di Tabanan pada Jumat (30/10) bertambah 7 orang sedangkan kasus sembuh bertambah 4 orang. (Puspawati/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.