Petugas melakukan pemadaman kebakaran bangunan di rumah warga, Selasa (27/10). (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Kediri tepatnya di Banjar Sema, Desa Kediri. Bangunan bale milik I Made Wirya (56) terbakar.

Meski tidak sampai memakan korban jiwa, namun insiden kebakaran ini menimbulkan kerugian Rp 150 juta. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.

Saat itu, rumah memang dalam keadaan sepi karena korban dan keluarga tengah menghadiri upacara mecaru. Saat itu warga yang tinggal di dekat rumah korban, melihat asap mengepul dari rumah korban.

Baca juga:  Dinas PUPRKP Telusuri Kerusakan Jalan, Ini Datanya

Warga langsung berdatangan berusaha memadamkan api secara manual dan menghubungi dinas kebakaran Kabupaten Tabanan. Selang beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tidak butuh waktu lama, petugas berhasil memadamkan api. Namun, sebagian besar bangunan terutama yang berbahan kayu terbakar. Korban yang mengetahui bale Bali miliknya terbakar pun syok.

Kapolsek Kediri Kompol I Gusti Nyoman Wintara ketika dikonfirmasi mengatakan berdasarkan keterangan korban, saat kejadian korban memang tidak sedang berada di rumah karena ada upacara mecaru. “Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, diduga kebakaran disebabkan arus pendek jaringan listrik di bangunan Bali tersebut,” jelas Kompol Wintara.

Baca juga:  Membandel, Satgas "Sapu Bersih" Meja dan Kursi Pedagang

Ditambahkan, pihak korban menerima hal tersebut sebagai musibah. Kerugian akibat kebakaran tersebut sekitar Rp 150 Juta. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.