PNB mendapatkan kesempatan untuk beraudiensi dengan Gubernur Bali sebagai Ketua Dewan Penyantun. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Program link and match dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) kembali digemakan secara luas sejak adanya Direktorat Jenderal Vokasi di bawah Kemendikbud RI. Di antaranya memayungi Direktorat Perguruan Tinggi Vokasi dan Profesi dan Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI.

Menurut Direktur PNB I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom., melalui kedua direktorat ini, berbagai hibah kompetitif diluncurkan yang kesemuanya bertujuan untuk memperkecil kesenjangan tersebut, sehingga program link and match benar-benar terwujud. Terkait dengan program hibah kompetitif 2020, Politeknik Negeri Bali (PNB), katanya, berhasil memenangkan lima hibah unggulan.

Baca juga:  Serah Terima SK Izin Pendirian Prodi S3 Hukum, Unwar Siap Terima Mahasiswa Baru

Yaitu hibah Program Peningkatan Perguruan Tinggi Vokasi (P3TV) Jurusan Pariwisata dan Jurusan Administrasi Niaga, Program Penguatan Kemitraan dengan UMKM, Program Penguatan Bursa Kerja Khusus, dan Program Kampus Pendamping Kemitraan antara Satuan Pendidikan Vokasi dengan DUDI dengan total nilai hampir Rp 3 miliar.

Di samping itu, PNB juga mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan pelatihan dan uji kompetensi bagi calon alumni 2020 dengan biaya sepenuhnya dari Kemendikbud RI. Melalui lima hibah dan beberapa program tersebut, Politeknik Negeri Bali secara intensif terus mengembangkan kemitraan dengan DUDI termasuk di dalamya kerja sama dengan pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota se-Bali, baik dari segi jumlah maupun kualitas kemitraan, sehingga kompetensi lulusan PNB benar-benar menjadi idaman DUDI. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.