RSUD Gema Santi. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Sejumlah layanan kesehatan di RSUD Gema Santi Nusa Penida, Klungkung ditutup sementara dari Kamis (15/10). Hal ini disebabkan ada belasan tenaga di RS itu tertular COVID-19.

Penutupan sementara hingga Selasa (20/10) ini terpaksa dilakukan karena ada 13 orang terkonfirmasi. Mereka yang terkonfirmasi tidak hanya perawat, namun juga petugas loket dan petugas cleaning service (CS).

Direktur UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida, dr. I Ketut Rai Sutapa, ketika dimintai konfirmasi mengakui ada 13 tenaga rumah sakit yang terkonfirmasi COVID-19. Menurutnya, kasus ini berawal dari adanya dua orang tenaga rumah sakit yang terkonfirmasi pada 7 Oktober. Setelah itu bertambah lagi sebanyak 11 orang pada hari ini.

Baca juga:  Pasutri Naker Migran Buleleng Berbagi Pengalaman, Rapid Testnya Positif Tapi Swabnya Negatif

Dari penelusuran, ia mengatakan kedua pegawai yang terjangkit pertama kali diduga tertular dari keluarganya. “Karena ada yang sempat pulang kampung ke Tabanan dan satu lagi kemungkinan sempat ngobrol sama keluarganya yang positif COVID-19,” ungkap Rai Sutapa.

Menurut Rai Sutapa, untuk dokter dikatakan belum ada yang terkonfirmasi positif. Tapi …

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.