Ilustrasi. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Jumlah pasien positif di Jembrana, Senin (14/9), bertambah secara kumulatif menjadi 202 orang. Disebutkan ada satu tambahan kasus positif asal Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Jubir GTPP COVID-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan pasien positif baru itu seorang laki-laki berusia 42 tahun. Pasien ini terkonfirmasi positif bukan dari proses tracing.

Dikatakannya, pasien terkonfirmasi dari hasil uji swab di Rumah Sakit rujukan. “Riwayatnya, pasien ini merupakan rujukan RSU Negara ke RS Sanglah dengan kondisi cidera kepala berat. Setelah dilakukan tes swab di Bali Mandara, hasil uji swabnya positif COVID-19,” papar Arisantha.

Baca juga:  Dua Hari Berturut-turut, Bali Masuk 5 Besar Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19 Harian

Sementara untuk total pasien sembuh di Jembrana sebanyak 168 orang, dengan catatan lima kasus meninggal dunia. Selain adanya tambahan satu pasien positif, sebanyak 13 pasien isolasi RSU Negara dipulangkan usai dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Kesembuhan Itu disampaikan langsung Direktur RSU Negara , dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata. Oka Parwata merinci ketiga belas  pasien sembuh itu berasal dari Loloan Timur 4 orang, Loloan Barat 2 orang, Tegal Badeng Barat 2 , Pengambengan 1, Gumbrih 1, Dangin Tukadaya 1, Pekutatan 1, serta satu orang lagi dari Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo. “Kita pulangkan hari ini dan sudah dinyatakan tidak ada gejala dan terinfeksi COVID-19. Jadi jangan khawatir sampaikan ke keluarga, masyarakat dan kolega agar tidak ada stigma kembali. Namun tetap kami harapkan protokol kesehatannya dijaga,” ujar Oka Parwata .

Baca juga:  Bali Masih Tambah Puluhan Kasus Baru COVID-19, Kesembuhan di Bawah 10 Orang

Dengan kesembuhan itu, ruang isolasi RSU Negara kini merawat sebanyak 16 pasien COVID-19. Rinciannya sebanyak 13 pasien merupakan kasus positif dan 3 pasien lagi kategori suspek. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.