Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tatanan era baru yang dilaksanakan Bali ternyata juga membuat kasus COVID-19 terus mengalami kenaikan. Angkanya pun kini terus di atas 100 orang.

Pada Jumat (11/9), terdapat 144 kasus baru dilaporkan. Jenis kasus seluruhnya transmisi lokal. Kumulatif kasus transmisi lokal mencapai 6.588 orang.

Dari data yang dilansir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali di https://pendataan.baliprov.go.id, terdapat pula kasus berjenis PPDN mencapai 85 orang dan PPLN sebanyak 305 orang. Kumulatif kasus positif yang ditangani Bali mencapai 6.978 orang.

Untuk sebaran kasus baru, seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan warga terjangkit. Penyumbang kasus terbanyak, masih sama dengan sehari sebelumnya, yakni Badung. Badung mencatatkan tambahan 35 warga terjangkit COVID-19.

Di posisi kedua adalah Denpasar dengan 33 kasus baru. Sementara itu, posisi ketiga adalah Buleleng dengan jumlah kasus baru sebanyak 28 orang. Posisi keempat adalah Jembrana dengan 15 kasus baru. Kemudian di posisi kelima adalah Tabanan dengan 11 kasus.

Baca juga:  Kampus di Buleleng Jadi Klaster COVID-19, Segini Jumlah Kasusnya

Empat kabupaten lainnya juga mencatatkan tambahan kasus. Yakni Bangli sebanyak 10 orang, Gianyar 7 orang, Karangasem 4 orang, dan Klungkung 1 orang.

Untuk kasus sembuh, terjadi penambahan 92 orang. Sehingga kumulatif pasien sembuh menjadi 5.529 orang.

Seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan kasus sembuh. Tambahan kasus sembuh terbanyak dilaporkan Buleleng dengan 27 kasus sembuh. Kemudian di posisi selanjutnya adalah Denpasar dengan 15 kasus sembuh.

Kemudian ada Gianyar yang melaporkan 13 kasus sembuh. Badung 10 kasus sembuh. Klungkung dan Jembrana sama-sama melaporkan 9 kasus sembuh.

Baca juga:  Pedagang Terpapar COVID-19 Meroket, Ini Temuan Polisi di Pasar Tradisional

Sisanya melaporkan tambahan pasien sembuh di bawah 5 orang. Yaitu Karangasem dan Bangli sama-sama melaporkan 4 kasus sembuh. Sementara Tabanan 1 pasien sembuh.

Masih ada kasus aktif sebanyak 1.288 orang. Jumlah kasus aktif terbanyak kini tak lagi berada di Denpasar. Justru, Ibukota Bali ini sudah berada di posisi kedua dengan 230 kasus aktif.

Pemegang posisi pertama adalah Kabupaten Badung yang terus bertambah kasusnya. Jumlah kasus aktifnya sebanyak 321 orang. Gianyar ada di posisi ketiga dengan 213 orang. Keempat adalah Karangasem yang memiliki kasus aktif 177 orang. Di posisi kelima adalah Buleleng dengan jumlah kasus aktif 104 orang. Kemudian Tabanan dengan 103 orang.

Selain itu, sisa 3 kabupaten, kasus aktifnya masih mencapai puluhan orang. Yakni Bangli 50, Klungkung 47 orang, dan Jembrana 40 orang.

Baca juga:  Sejumlah OPD Pemprov Bali Posisi Jeda Lantaran COVID-19, Gubernur Koster Minta Lakukan Ini

Kasus meninggal kembali bertambah sebanyak 10 orang hari ini. Penyumbang tambahan korban jiwa terbanyak adalah Bangli dengan 3 orang meninggal.

Terdapat dua kabupaten yang melaporkan kasus kematian sebanyak dua orang, yakni Gianyar dan Buleleng. Sedangkan 3 kabupaten melaporkan tambahan 1 kasus, yakni Jembrana, Badung, dan Klungkung.

Kumulatifnya berjumlah 161 orang. Rinciannya 159 WNI dan 2 WNA.

Terdapat tiga besar yang paling banyak mencatatkan kasus kematian yaitu Denpasar 30 orang, Badung 28 orang, dan Bangli melaporkan 26 kasus meninggal.

Gianyar melaporkan 25 kasus meninggal. Buleleng 15 kasus meninggal dan Karangasem 13 kasus meninggal.

Tiga kabupaten lainnya melaporkan kasus meninggal di bawah 10 orang, yakni Tabanan 9 orang, Klungkung 8 orang, dan Jembrana 5 orang. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.