Tour de France 2019. (BP/AFP)

JAKARTA, BALIPOST.com – Deretan tokoh yang terkonfirmasi COVID-19 makin banyak seiring tak kunjung redanya pandemi ini. Terbaru, Direktur Tour de France Christian Prudhomme harus meninggalkan gelembung tur untuk menjalani karantina setidaknya selama satu pekan setelah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

Hal tersebut diumumkan panitia penyelenggara Tour sesaat sebelum etape ke-10 dimulai, Selasa (8/9). Meski begitu, dikutip dari Kantor Berita Antara, pihak penyelenggara memastikan bahwa tidak ada satu pun pebalap yang positif COVID-19.

Baca juga:  Kasus Baru Hampir 200 Orang! Kumulatif Warga Terpapar COVID-19 di Bali Lampaui 49 Ribu Orang

Prudhomme, yang tak menampakkan gejala itu, mengatakan bahwa dia telah dinyatakan negatif pada tiga kali tes yang dilakukannya sebelum ajang balapan itu dimulai pada 29 Agustus. Hasil positif didapatinya pada tes massal pertama dari dua yang dijadwalkan dilakukan di tengah lomba bersama pebalap, staf tim serta ofisial.

Pria yang telah bertanggung jawab atas kegiatan Tour de France sejak 2007 itu mengatakan bahwa dia akan meninggalkan Tour sementara waktu. “Saya meninggalkan Tour sekarang untuk satu pekan. Saya akan melakukan seperti yang dilakukan oleh warga Prancis lainnya dalam menghadapi kasus ini,” katanya seperti dikutip AFP, Rabu (9/9).

Baca juga:  Puluhan OTG di Tuakilang Jalani Rapid Test

“Saya akan menonton Tour di televisi, kegiatan yang belum pernah saya lakukan selama 15 tahun,” katanya lagi.

Dengan absennya Prudhomme di Tour, mantan pebalap Francois Lemarchand akan menggantikan posisinya sementara waktu.

Sementara semua pebalap mendapat lampu hijau meneruskan lomba, empat anggota staf dari empat tim yang berbeda — tim Ineos dari juara bertahan Egan Bernal, Cofidis, AG2R dan Mitchelton-Scott — kedapatan positif COVID-19 dan harus meninggalkan gelembung keamanan Tour. (kmb/balipst)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *