Cabor dansa getol berjuang agar dipertandingkan di PON Papua. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sebanyak 10 cabor yang dicoret pada PON di Papua 2021, seperti balap sepeda, tenis meja dan dansa getol berjuang agar tetap dipertandingkan. Hal itu terbukti, dari Rakernas KONI Pusat 25-27 Agustus, yang dilaksanakan secara virtual, muncul desakan keras agar ke-10 cabor dipertandingkan.

Sekjen Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Pusat, Made Suparmi, di Denpasar, Selasa (25/8) mengemukakan, dalam Rakernas KONI Pusat, terungkap usulan dari KONI Sumsel, yang getol memperjuangkan agar 10 cabor yang dicoret tetap dipertandingkan pada event resmi PON di Bumi Cendrawasih tahun depan. “Saya kira pada Rakernas KONI Pusat ini, kembali mencuat desakan supaya 10 cabor tetap dipertandingkan,” ucap Ketua Umum Pengprov IODI Bali ini.

Baca juga:  PON Mundur, Gateball Usul Dipertandingkan

Menurut dia, jika dancesport dipertandingkan, maka peluang Bali dalam mendulang emas makin terbuka lebar. Prestasi itu sudah ditunjukkan atlet dancesport Bali, yang mengikuti Kejurnas dancesport virtual, Bali merebut juara II dengan mengoleksi 5 emas, 7 perak dan 4 perunggu. Sementara, juara umum I direbut DIY yang menyabet 8 emas, sedangkan tim dancesport Kaltim meraih juara III yang mendulang 4 emas.

“Kami optimis, jika dancesport dipertandingkan di PON, maka akan menyumbang pundi-pundi medali bagi Bali,” ucap Suparmi. Dia menegaskan, peserta Rakernas KONI Pusat merupakan delegasi KONI daerah, berikut utusan cabor. Sedangkan, kapasitas Suparmi mewakili IODI Pusat.

Baca juga:  SMPN 13 Denpasar Terima Siswa Tahun Ini, Pembangunan Gedung Segera Dimulai

Suparmi menandaskan, saking banyaknya masukan 10 cabor tetap diperjuangkan di PON, hingga pembahasannya akan diagendakan dalam Komisi II. “Segala masukan, saran dan usulan cabor, akan digodok dalam rapat internal Komisi II, yang membahas soal prestasi,” kata dia. Kesepuluh cabor yang semangat berjuang agar dipertandingkan di PON yakni dansa, balap sepeda, bridge, gateball, golf, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja dan woodball. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.