Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Tren kesembuhan pasien yang sebelumnya terinfeksi COVID-19 di Buleleng terus melonjak. Buktinya, dari laporan perkembangan penanganan Virus Corona pada Jumat (21/8) sebanyak 17 orang pasien telah dinyatakan sembuh.

Dengan tambahan pasien sembuh itu, sekarang Gugus Tugas Percepatanan Penanganan COVID-19 mencatat total pasien sembuh sebanyak 221 orang. Seksi Humas Gugus Tugas Percepatanan Penanganan COVID-19 Buleleng Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si. mengatakan pasien yang sembuh itu paling banyak berasal dari Kecamatan Buleleng yaitu sebanyak 8 orang.

Baca juga:  Satpol PP Tertibkan PKL di Kota Singaraja

Disusul sebanyak 5 orang pasien asal Kecamatan Sukasada juga telah berhasil disembuhkan. Dua orang pasien asal Kecamatan Sawan juga telah diizinkan pulang karena telah mendapat kesembuhan dari COVID-19.

Selain itu, 2 orang pasien maing-masing asal Kecamatan Tejakula dan Kecamatan Busungbiu juga menambah tingkat kesembuhan. “Sesuai data dan laporan dari Dokter Penangungjawab (DPJ) pasien, hari ini ada 17 orang pasien yang sembuh dan mereka menyebar dari 5 kecamatan di Buleleng,” katanya.

Di sisi lain Suweca menyebut, kendati tren kesembuhan menunjukkan lonjakan, namun penambahan kasus konfirmasi COVID-19 yang baru masih terjadi. Ini terbukti, pada hari yang sama gugus tugas menerima laporan tambahan kasus konfirmasi baru sebanyak 9 orang.

Baca juga:  5 Orang OTG-GR COVID-19 Dipindahkan ke Karantina Terpusat

Berdasarkan data yang masuk, kasus konfirmasi baru ini paling banyak ditemukan di Kecamatan Buleleng sebanyak 5 orang. Kemudian dari Kecamatan Sukasada menambah 2 orang pasien yang dinyatakan konfirmasi COVID-19.

Kasus konfirmasi baru bertambah dengan temuan pasien konfirmasi baru maisng-masing 1 orang dari Kecamatan Sawan dan Kecamatan Busungbiu. Dari tambahan kasus konfirmasi baru ini, sekarang Buleleng mencatat ada sebanyak 282. “Kasus baru masih muncul dan semoga saja semakin bisa ditekan dari beberapa hari sebelumnya yang terus melonjak,” tegasnya.

Baca juga:  Gagal Tender, Pembangunan RS Nyitdah Molor

Sementara itu, dari kasus kasus konfirmasi itu, pasien yang dalam perawatan di Buleleng sebanyak 58 orang. Rinciannya, sebanyak 21 orang pasien menjalani treatment pengobatan di RSUD Buleleng. Sisanya, sebanyak 37 orang melakukan tahapan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.