Petugas Damkar dan aparat kepolisian berada di Pasar Penarungan yang terbakar pada Selasa (4/8) dini hari. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kebakaran Pasar tradisional milik Desa Adat Penarungan, Kecamatan Mengwi, Senin (3/8) mulai diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengerahkan pekerja untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan.

Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba, saat dikonfirmasi Kamis (20/8) mengatakan perbaikan dilakukan supaya masyarakat kembali bisa berdagang di pasar tersebut. Dengan begitu ekonomi masyarakat bisa kembali bergerak di tengah situasi yang serba sulit saat ini.
“Perbaikan atap bangunan Pasar Desa Adat Penarungan telah mulai dilakukan sejak beberapa hari lalu,” ujarnya.

Baca juga:  Ratusan Babi Mati Mendadak di Tabanan, Stok Galungan Masih Aman

Menurutnya, PUPR fokus melakukan perbaikan atap pasar agar pedagang dapat beraktifitas kembali. “Fokus kami pada bagian atapnya saja, lapaknya tidak,” ucapnya.

Dikatakan, perbaikan atap pasar yang terbakar akan menggunakan rangka kayu. Sedangkan bagian atapnya rencananya akan memanfaatkan genteng, sehingga tampilannya mirip dengan bangunan aslinya sebelum pasar terbakar. “Perkiraan (anggaran, red) berkisar Rp 200 juta, tapi karena perbaikan terkait bencana, biaya masih proses berjalan, jadi tidak bisa dipastikan,” katanya.

Baca juga:  Kebakaran Terminal Domestik Bandara, Dipastikan Akibat Ini

Seperti diketahui, musibah kebakaran itu menghanguskan 20 unit lapak pedagang yang ada di pasar tersebut dengan perkiraan kerugian materiil sekitar Rp 100 juta.

Di sela-sela peninjuan lokasi kebakaran, Bupati Giri Prasta menyampaikan akan segera melakukan perbaikan terhadap atap bangunan pasar yang rusak terbakar. “Kami di Kabupaten Badung memiliki unit reaksi cepat dalam menanggulangi bencana. Di sini kita terapkan cross cutting program terhadap 3 atau 4 OPD yang bertugas bersamaan,” jelasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.