
GIANYAR, BALIPOST.com – Setelah sempat lumpuh akibat musibah kebakaran, Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud kini dinyatakan siap beroperasi kembali. Hal ini ditandai dengan digelarnya upacara tawur balik sumpah dan melaspas pada Senin (16/2).
Upacara penyucian secara niskala tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Gede Made Darma Kerti dan Ida Pedanda Mangasrawi Sidemen. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Raka Suryadiputra, Selasa (17/2), menjelaskan bahwa ritual ini bukan sekadar tradisi, melainkan simbol kebangkitan.
“Melalui upacara melaspas ini, kita memohon kerahayuan agar pasar kembali memberikan rasa aman dan nyaman. Ini adalah awal kebangkitan setelah musibah kebakaran,” ujar Agung Suryadiputra.
Pemerintah Kabupaten Gianyar memastikan bahwa penataan fisik dan pembersihan lahan telah rampung dilakukan secara bertahap. Jika tidak ada kendala, para pedagang dipastikan dapat menempati lapak mereka kembali pada akhir Februari nanti.
Agung Suryadiputra memaparkan, pembukaan kembali pasar guna menggerakkan kembali roda ekonomi kerakyatan di jantung Ubud. Fasilitas pasar diperkuat agar tetap menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemkab Gianyar pun berkomitmen meningkatkan penguatan fasilitas guna mencegah insiden kebakaran di masa depan. (Wirnaya/balipost)










