Kegiatan "Bakti Pertiwi Bali" menyerahkan sembako ke keluarga Ketut Parta, Kamis (13/8). (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Senyum sumringah tergurat di wajah Ketut Parta saat menerima bantuan sembako dan pohon cabai dari Bakti Pertiwi Bali, Kamis (13/8). Parta merupakan kakek dari tiga anak yatim asal Desa Sudaji, Buleleng yang sempat viral lantaran tinggal dan diasuh kakek, nenek, dan pamannya di sebuah gubuk di Jalan Patih Nambi, Banjar Tulang Ampiang, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Di gubuk sederhana tersebut, Parta tinggal bersama istri, 3 cucu dan putra bungsunya. Ia mengaku sudah tinggal di Denpasar sejak era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Baca juga:  Tol Trans Jawa Nyambung Sampai Bali? Ini Kata Anggota Dewan Bali

Ketiga cucunya yakni Gede Suardika, Kadek Sugiadnyana, dan Komang Budi Suari merupakan anak dari almarhum putranya yang kedua. Sehari-hari, kakek berusia 70 tahunan ini menghidupi keluarga dengan bekerja sebagai penggarap.

Selain sembako, keluarga Ketut Parta juga menerima bibit cabai. Kegiatan dalam rangka HUT ke-72 Bali Post yang jatuh pada 16 Agustus 2020 ini sekaligus sebagai bentuk kepedulian para pembaca dan relasi Bali Post lewat Sumbangsih Sembako Peduli COVID-19 yang disalurkan lewat rekening Yayasan Dharma Naradha (YDN).

Baca juga:  Dikeroyok, Karyawan Minimarket Meninggal

Bakti Pertiwi Bali ini didukung oleh Pemerintah Provinsi Bali, Bali TV, Bank Indonesia (BI), Pelindo III, Bank BPD Bali, Undiksha Singaraja, Koperasi Krama Bali, Telkomsel, PT Jimbaran Hijau, BKS LPD, dan Kelompok Media Bali Post (KMB).

Bantuan sumbangsih sembako peduli Bali dampak Covid-19 bisa disalurkan lewat rekening Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Renon No: 010.01.13.00003-7 a/n Yayasan Dharma Naradha, Rekening BRI Kantor Cabang Denpasar Gajah Mada No: 0017-01-003115-30-6 a/n Yayasan Dharma Naradha, dan Rekening Bank BNI Cabang Gatot Subroto No: 8887788683 a/n Yayasan Dharma Naradha. Bukti transfer dapat di WA ke 082118183588. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.