Salah satu pasien saat dipulangkan dari RSUD Klungkung. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Petugas Medis Ruang Isolasi RSUD Klungkung terus menunjukkan hasil kerja kerasnya dalam merawat pasien positif COVID-19. Bertepatan dengan penerapan standar tatanan kehidupan baru, Kamis (9/7), RSUD Klungkung kembali memulangkan sebanyak 16 pasien sekaligus.

Mereka dipulangkan setelah dinyatakan sembuh, setelah dua kali menjalani test swab. Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma, mengatakan perkembangan penanganan pasien COVID-19 ini, cukup membuatnya lega.

Sebab, sebelumnya angka kasus COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir, telah membuat Ruang Isolasi RSUD Klungkung overload selama beberapa hari. “Hasilnya test swab dua kali menunjukkan hasilnya negatif. Jadi, sudah boleh dipulangkan,” kata dr. Kesuma.

Baca juga:  DPRD Klungkung Sorot Rencana Pinjaman Daerah Rp 13,5 Miliar

Sepanjang Juni lalu, diakui memang terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 di RSUD Klungkung. Kenaikan ini terjadi setelah dilakukan tracing agresif pada klaster di Pasar Umum Galiran, akibat adanya transmisi lokal.

Banyaknya pedagang dan pengunjung yang terpapar saat itu menyebabkan kapasitas Ruang Isolasi overload. Kesuma mengaku bersyukur, bertepatan dengan penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal, sudah semakin banyak pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

Baca juga:  New Normal, Satgas GR Desa Adat Karadan Justru Perketat Pengawasan Karena Alasan Ini

Dia berharap kepada semua pasien yang sudah diperbolehkan pulang, agar melanjutkan isolasi mandiri di rumah dan selalu menerapkan pola hidup yang mengacu pada standar penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Setelah isolasi mandiri selesai, maka selanjutnya boleh melakukan aktivitas bekerja seperti biasa lagi.

Dengan kepulangan 16 pasien ini, dr. Kesuma menegaskan saat ini Ruang Isolasi RSUD masih menampung sebanyak 47 orang pasien. Sebanyak 42 orang di antaranya adalah pasien positif COVID-19 dan 5 orang lagi adalah PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Baca juga:  Tanpa Identitas, 35 Buruh Asal Jember Terjaring Razia Duktang di Nusa Penida

Mereka masih menjalani perawatan dari Tim Medis. Beberapa di antaranya juga sudah menunjukkan perkembangan yang baik untuk sembuh. Tinggal menunggu hasil test swab yang kedua.

Sebagaimana termuat di dalam situs resmi COVID-19 Klungkung, per 8 Juli 2020, sejak kemunculan COVID-19 di Klungkung, sudah ada 200 kasus positif COVID-19. Dimana 106 orang di antaranya masih dalam perawatan dan 94 orang lagi sudah dinyatakan sembuh. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.