GIANYAR, BALIPOST.com – Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gianyar mendatangai Mapolres Gianyar, Senin (28/6). Kedatangan politisi yang didominasi anggota Fraksi DPRD PDIP Gianyar ini untuk mendukung Polri dalam mengusut tuntas, kasus pembakaran bendera PDIP di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pantauan Bali Post, jajaran politisi berseragam merah ini mendatangi Mapolres Gianyar pada Senin siang sekitar pukul 10.00 WITA tiba di halaman Mapolres mereka yang membawa atribut PDIP, Garuda Pancasila dan Bendera Merah Putih ini langsung mengambil posisi berbaris depan tiang bendera.

Saat hendak memulai orasi, jajaran DPC PDIP Gianyar langsung didatangi Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra. Kala itu perwira melati satu dipundaknya ini, meminta jajaran DPC PDIP Gianyar untuk tidak membawa atribut partai ke Lingkunngan Mapolres Gianyar. “Ini kantor polisi, nanti silahkan di luar orasinya, simbol-simbol bendera (Parpol-red) taruh dulu, kalau mau nanti baris di sini silahkan, tetapi jangan ada simbol (parpol-red),” katanya.

Usai itu, sempat terjadi perbincangan alot antara aparat kepolisian dengan jajaran DPC PDIP Gianyar. Sampai akhirnya Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana mengijinkan jajaran politisi DPC PDIP berorasi di halaman Mapolres Gianyar, lengkap menggenakan atribut partai politik.

Sekretaris DPC PDIP Gianyar I Ketut Sudarsana mengakui sempat terjadi miskomunikasi namun sudah diselesaikan. Apalagi kedatangannya untuk mendukung aparat dalam menegakkan hukum. “Jadi kami tidak ada maksud lain, dan kami pakai atribut dan pakai pakaian ini karena partai kamilah yang melaporkan ini, jadi identitasnya jelas, partai sah dan tidak ada masalah, bapak kapolres saya berterimakasih sudah menerima, dan mohon ditindak lanjuti laporan masyarakat agar tidak terjadi kasus serupa didaerah lain,” katanya.

Politisi yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar ini mengtakan dominan yang hadir ke Mapolres Gianyar Senin memang anggota Fraksi PDIP DPRD Gianyar. Hal ini karena mereka juga yang merupakan pengurus di DPC PDIP Gianyar. “Agar tidak ada gerakan memicu chaos, maka kami menugaskan fraksi saja karena di tengah COVID-19 jadi kita harus tetap hormat pada protokol kesehatan, jadi ini adalah fraksi dan pengurus di DPC, kami tidak mungkin melibatkan semuanya, walau sebenarnya semua mau ikut,” katanya. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.