Sejumlah orang menjalani tes screening COVID-19. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus transmisi lokal COVID-19 masih terus bertambah. Bahkan per Senin (15/6), seluruh kasus baru yang dilaporkan merupakan jenis ini.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali, Dewa Made Indra, dalam rilisnya mengatakan kumulatif pasien positif mencapai 760 orang. Terjadi penambahan 19 orang WNI dibandingkan sehari sebelumnya. “Dengan rincian 19 orang transmisi lokal,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya kasus transmisi lokal, secara kumulatif kini terdapat 447 orang terjangkit (442 WNI dan 5 WNA). Dilihat dari komposisinya, jumlahnya kini mencapai 58 persen dari total kasus positif.

Baca juga:  Tak Setorkan Pungutan ke Rekening Desa, Ini Modus Kades Pamecutan Kaja

Untuk sebaran kasus tambahan, Denpasar mendominasi dengan jumlah 11 orang terjangkit. Kemudian Badung bertambah sebanyak 4 warga, Bangli ada 3 kasus baru, dan Gianyar 1 orang.

Kasus transmisi lokal terbanyak masih dipegang Denpasar. Jumlahnya kini mencapai 144 orang. Di posisi kedua ada Buleleng dengan 74 kasus. Badung ada di posisi ketiga dengan selisih dua kasus dari Buleleng, yaitu sebanyak 72 orang terpapar.

Posisi keempat dipegang Bangli yang kembali mengalami penambahan kasus transmisi lokal sehingga jumlahnya menjadi 51 orang. Posisi kelima adalah Klungkung dengan 39 kasus.
Kemudian di posisi keenam adalah Gianyar dengan 24 kasus. Karangasem dan Tabanan ada di posisi ketujuh dengan masing-masing 17 kasus. Posisi kedelapan adalah Jembrana dengan 4 kasus.

Baca juga:  Kematian COVID-19 di Indonesia Bertambah 13 Kasus

Sementara itu, untuk total positif COVID-19 per kabupaten/kota, Denpasar masih ada di posisi teratas. Jumlahnya kini mencapai 201 orang. Posisi kedua diduduki Buleleng dengan jumlah 111 kasus.

Kemudian posisi ketiga adalah Bangli yang saat ini terdapat 105 warganya positif COVID-19. Posisi keempat adalah Badung yang terus mengalami penambahan kasus, dengan total warga terjangkit 99 orang.

Posisi kelima adalah Klungkung dengan jumlah 58 warga terpapar. Kemudian posisi keenam adalah Gianyar dengan jumlah 57 kasus.

Baca juga:  Digelar Perdana, Sidang Sengketa Keterbukaan Informasi Reklamasi Pelindo III Ditunda Karena Ini

Di posisi selanjutnya, ketujuh, adalah Karangasem dengan jumlah 39 kasus. Kemudian kedelapan adalah Tabanan yang saat ini jumlah kasusnya mencapai 36 orang. Terakhir, posisi kesembilan adalah Jembrana dengan 27 kasus. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.