Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kumulatif kasus positif COVID-19 di Bali per Sabtu (13/6) mencapai 723 orang. Terdapat tambahan kasus baru dalam 24 jam terakhir sebanyak 28 orang.

Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19, Dewa Made Indra, dalam rilisnya, 28 orang tersebut merupakan WNI. “Dengan rincian 4 orang PMI dan 24 orang Transmisi Lokal,” katanya.

Dilihat dari tambahan kasus baru ini, terbanyak ada di Denpasar dengan 11 kasus berjenis transmisi lokal. Kemudian Badung sebanyak 7 kasus baru, 6 transmisi lokal dan 1 naker migran.

Tambahan kasus juga dialami Klungkung sebanyak 5 warga dengan jenis transmisi lokal. Jembrana dan Buleleng sama-sama bertambah 1 transmisi lokal dan naker migran. Sementara itu, Tabanan dan Gianyar masing-masing juga bertambah 1 kasus. Tabanan jenis kasusnya transmisi lokal, sedangkan Gianyar adalah naker migran.

Baca juga:  Ribuan Naker Kapal Pesiar Asal Bali Dipulangkan Pascawabah COVID-19, Puluhan Ribu Orang Dikhawatirkan Bernasib Sama

Secara sebaran, kumulatif positif COVID-19 hampir 70 persennya merupakan warga dari 4 daerah. Rinciannya Denpasar memiliki 185 kasus positif, posisi kedua adalah Buleleng dengan 110 kasus, Bangli ada di posisi ketiga memiliki 102 kasus, dan Badung di posisi keempat dengan 94 kasus. Jika ditotal, keempat daerah ini menyumbangkan 491 kasus atau 68 persen dari kumulatif kasus Bali.

Sementara itu, dilihat dari https://pendataan.baliprov.go.id, kabupaten yang memegang posisi kelima adalah Klungkung dengan 56 kasus. Kemudian posisi keenam adalah Gianyar yang memiliki 52 kasus.

Di posisi ketujuh adalah Karangasem dengan 38 kasus. Kemudian Tabanan ada di posisi kedelapan dengan 33 kasus. Posisi kesembilan dipegang Jembrana dengan 26 kasus positif COVID-19.

Baca juga:  Baru Kali Ini Digelar, Ribuan Warga Ikuti Prosesi Melasti Ida Batara Gunung Agung ke Pantai Jasri

Transmisi Lokal

Kasus transmisi lokal masih mendominasi kasus positif di Bali. Jumlahnya kini mencapai 414 kasus (57,26 persen) dengan rincian 409 WNI dan 5 WNA.

Denpasar memegang posisi teratas dengan jumlah 129 kasus. Kemudian di posisi kedua adalah Buleleng dengan jumlah 74 kasus. Di posisi ketiga ada Badung yang terus mengalami penambahan kasus sehingga jumlah warga terjangkitnya mencapai 67 orang.

Posisi keempat adalah Bangli dengan jumlah warga terjangkit 48 orang. Untuk posisi kelima adalah Klungkung yang juga terus mengalami penambahan kasus transmisi lokal, sehingga jumlahnya kini mencapai 37 orang. Posisi keenam diduduki Gianyar dengan jumlah 19 warga terjangkit.

Baca juga:  Kenalkan Dunia Kedirgantaraan Sejak Dini

Kemudian di posisi ketujuh adalah Karangasem dengan 17 warga. Posisi selanjutnya, kedelapan adalah Tabanan yang kini memiliki 16 kasus transmisi lokal. Di posisi kesembilan ada Jembrana yang hanya memiliki 3 kasus transmisi lokal.

Jumlah pasien yang telah sembuh per Sabtu, dikatakan Dewa Indra, ada tambahan sebanyak 14 orang WNI. Rinciannya 10 orang PMI dan 4 orang transmisi lokal. Kumulatif kasus sembuh di Bali sebanyak 462 orang (63,9 persen).

Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal ada tambahan 1 orang. Total kasus meninggal mencapai 6 orang (0,83 persen).

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 255 orang (35,27 persen). Mereka berada di 11 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah dan BPK Pering. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.