Bupati Artha menyerahkan bantuan kursi roda serta sembako bagi warga tuna daksa di Batuagung dan Tegalbadeng Barat. (BP/Adv)

NEGARA, BALIPOST.com – Tiga orang warga Jembrana penyandang tuna daksa yang ada di dua kecamatan dibantu kursi roda oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Selasa (2/6). Ketiga warga itu, dua orang asal desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Mahmud (76) dan Ni Wayan Soni (75). Sedangkan satu orang lagi asal desa Batuagung Kecamatan Jembrana, Ida Ayu Kade Megita, warga lansia kelahiran tahun 1928.

Di Batuagung, Bupati Artha disambut dengan penuh kekeluargaan oleh perwakilan keluarga Ida Bagus Komang Ardana. Bupati Artha hadir didampingi Sekda I Made Sudiada, para Asisten dan Kadis Sosial I Made Dwipayana.

Selain mengantarkan langsung kursi roda, Artha juga menyerahkan bantuan berupa paket paket sembako. Bantuan itu diharapkan Artha memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat bersama keluarganya.

Tak lupa, orang nomor satu Jembrana ini mengingatkan kepada para tuna daksa dan keluarganya untuk selalu mentaati aturan pemerintah terkait protokol kesehatan Covid-19. Diantaranya memakai masker, rajin mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih sehat .

“Pemerintah bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berkewajiban untuk memberikan bantuan disaat pandemi Covid-19. Diantaranya memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan itu kita serahkan langsung kepada warga sesuai data yang diajukan oleh desa dan kecamatan. Termasuk warga penyandang cacat, warga lansia yang tidak bisa beraktivitas karena faktor umur seperti penerima bantuan saat ini. Semoga dapat meringankan beban hidup warga dimasa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Bupati Artha berharap bantuan berupa sembako yang diberikan itu setidaknya dapat membantu dan meringankan beban masyarakat di saat masa sulit akibat pandemi Covid-19. ”Jika dilihat dari jumlah paket sembako ini tentu nilainya tidak seberapa. Namun demikian, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban hidup warga dimasa pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Sementara untuk bantuan kursi roda, Artha minta para tuna daksa dapat lebih bersemangat serta beraktivitas dilingkungan rumah masing-masing. ”Mereka (para tuna daksa) yang sudah berusia lanjut dan sampai saat ini lebih banyak menghabiskan aktivitasnya dengan duduk saja. Namun dengan diberikan kursi roda, paling tidak beraktivitas secara mandiri di rumah lebih sering dilakukan,” kata Bupati Artha.

Kepada penerima manfaat, Artha juga mengingatkan penanganan corona di Jembrana belum selesai. Sehingga perlu selalu waspada dan ingat mematuhi protokol kesehatan. “Kita menghadapi virus corona yang bisa menginfeksi siapapun. Namun bersama-sama kita bisa mencegahnya. Caranya dengan selalu waspada, tidak boleh lengah dan lelah menerapkan protokol kesehatan,“ pungkasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.