Seorang staf medis menunjukkan alat tes cepat COVID-19. (BP/AFP)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus transmisi lokal COVID-19 masih terus bertambah. Bahkan untuk Jumat (23/5), jumlahnya mengalami penambahan sebanyak 4 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam rilisnya, mengatakan dari jumlah akumulatif 380 kasus positif COVID-19, atau bertambah 6 orang dari sehari sebelumnya. Ia mengatakan sebanyak 372 diantaranya merupakan WNI.

Rinciannya, 186 orang atau 51,05 persen merupakan imported case, 31 orang atau 8,16 persen tertular di daerah terjangkit luar Bali, dan 155 orang atau 40,79 persen merupakan transmisi lokal.

“Kalau kita cermati angka ini maka pergerakannya cukup memprihatinkan,” ujarnya.

Salah satu daerah yang terus mengalami penambahan kasus positif jenis transmisi lokal ini adalah Denpasar. Bahkan dalam empat hari berturut-turut, daerah yang sudah melakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) ini terus mengalami kenaikan kasus transmisi lokal. Pada Jumat, jumlahnya bahkan mengalami peningkatan sebanyak 3 warga.

Diantara kasus-kasus baru transmisi lokal ini, menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, ada dua orang berprofesi sebagai dokter. Satu merupakan dokter yang bekerja di RSUP Sanglah dan seorang lagi dokter RS Swasta di Denpasar.

Untuk domisilinya, dokter yang bekerja di RSUP Sanglah merupakan warga Desa Dauh Puri Klod. Sementara dokter RS Swasta merupakan warga Desa Padangsambian Kelod.

Untuk kasus terbaru transmisi lokal, data dari http://pendataan.baliprov.go.id menunjukkan dua kabupaten/kota mengalami penambahan kasus, yakni Denpasar dan Buleleng.

Bangli ada di posisi pertama dengan jumlah kasus sebanyak 44 orang. Kemudian di posisi kedua adalah Buleleng dengan jumlah kasus 43 orang, bertambah 1 warga.

Di posisi ketiga ada Denpasar dengan jumlah warga terjangkit mencapai 28 orang. Kembali bertambah 3 warga dibandingkan sehari sebelumnya.

Keempat ada Karangasem dengan jumlah 15 warga terjangkit. Posisi kelima adalah Badung dengan jumlah warga terjangkit sebanyak 12 orang. Posisi keenam adalah Gianyar dengan jumlah warga terjangkit 5 orang.

Kemudian, Klungkung ada di posisi ketujuh dengan 4 warga terjangkit transmisi lokal. Kedelapan, adalah Tabanan dengan jumlah warga terjangkit 3 orang. Sementara di posisi terakhir adalah Jembrana dengan warga terjangkit 1 orang.

Pasien Positif

Bali kini sudah menangani sebanyak 380 kasus positif COVID-19. Untuk posisi kabupaten/kota yang terbanyak warganya terjangkit COVID-19 adalah Bangli dengan jumlah 88 orang. Kemudian di posisi kedua adalah Denpasar dengan jumlah 76 warga.

Di posisi ketiga adalah Buleleng dengan jumlah 69 warga terjangkit. Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem sebanyak 30 warga positif COVID-19.

Posisi kelima adalah Gianyar dengan jumlah 28 warga. Sementara itu, Badung menduduki posisi keenam dengan jumlah warga terjangkit sebanyak 26 warga.

Di posisi ketujuh adalah Klungkung dengan jumlah warga positif mencapai 20 orang. Di posisi selanjutnya, kedelapan, adalah Tabanan yang kini mencatatkan 17 kasus positif. Di posisi kesembilan adalah Jembrana dengan jumlah 13 orang.

Sementara itu, secara kumulatif pasien sembuh di Bali sudah mencapai 284 orang. Untuk sebaran pasien sembuh, data https://pendataan.baliprov.go.id, melansir Bangli merupakan kabupaten terbanyak yang mencatatkan jumlah warga sembuh, dengan 64 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Di posisi kedua ada Denpasar dengan jumlah 53 pasien sembuh. Kemudian ada Buleleng dengan warga sembuh sebanyak 44 orang di posisi ketiga, bertambah 3 warga sembuh.

Pada posisi keempat adalah Gianyar dengan warga sembuh mencapai 25 orang. Lalu, posisi kelima adalah Karangasem dengan 24 warganya sudah negatif dari COVID-19.

Posisi selanjutnya, keenam adalah Klungkung dengan Badung dengan jumlah warga sembuh sebanyak 19 orang. Khususnya Badung terdapat kenaikan 1 warga sembuh dibandingkan sehari sebelumnya.

Posisi ketujuh adalah Tabanan yang mencatatkan 14 warga sudah sembuh. Di posisi kedelapan adalah Jembrana dengan 11 warganya sembuh. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.