SLEMAN, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggelar rapid diagnostic test tahap kedua bagi masyarakat yang berbelanja di Supermarket Indogrosir pada periode 19 April hingga 4 Mei 2020. Proses rapid test ini diperuntukkan bagi masyarakat yang telah mengikuti rangkaian rapid test pertama dengan hasil non-reaktif.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, rapid diagnostic test tahap kedua ini diikuti 1.151 orang. Masyarakat yang tetap berstatus non reaktif pasca rapid tes tahap kedua ini memperoleh bukti tertulis secara langsung yang nantinya akan disiapkan melalui sistem dalam jaringan atau daring.

Baca juga:  Screening Darah di UTD PMI Bali 2019, Segini Jumlah yang Reaktif HIV

Sementara bagi peserta yang hanya mengikuti 1 kali rapid test, pemerintah tidak akan memberikan surat keterangan atau bukti tertulis hasil tes. Rapid diagnostic tes untuk COVID-19 tahap kedua bagi pengunjung Indogrosir Sleman ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa peserta yang memiliki hasil nonreaktif pada rapid test tahap pertama benar-benar terbebas dari kemungkinan adanya penularan COVID-19. (Fauzan Ahmad/Jogja TV)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.