Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ir. I. B. Wisnuardhana,M.Si. didampingi Ka.UPTD. BIBD Drh. Made Candra mengecek kesiapan Straw Semen Beku Sperma untuk pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) tahun 2020.

DENPASAR, BALIPOST.com – Guna meringankan beban peternak sapi Bali, Pemerintah Provinsi Bali telah menyiapkan bantuan sperma atau semen sapi untuk pelaksanaan inseminasi buatan. Jumlah bantuan yang disiapkan yakni 100.000 straw.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. IB. Wisnuardhana, M.Si. didampingi Kepala UPTD BIBD Drh. Made Candra, Senin (11/5), mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi peternakan sapi Bali saat ini. Salah satunya, keterbatasan pakan khususnya pada musim kemarau.

Namun kendala ini telah diatasi dengan dikembangkannya tanaman-tanaman pakan di sentra-sentra peternakan sapi. Selain itu kendala peternakan rakyat sapi Bali adalah keterbatasan dalam mengoptimalkan reproduksi, karena kawin alami yang relatif sulit dilakukan.

Untuk kebuntingan ternak dapat dilakukan dengan kawin alami dan dengan kawin suntik atau inseminasi buatan (IB). Dalam rangka mengoptimalkan reproduksi ternak, Distan Bali memberikan 100.000 straw semen beku sapi secara gratis bagi peternak. Upaya ini dinilai akan meringankan beban para peternak terlebih dalam pandemi COVID-19, dimana hampir seluruh masyarakat terkena dampaknya.

Bantuan tersebut disiapkan oleh UPTD Balai Inseminasi Buatan Daerah Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Provinsi Bali selaku SPIB. Semen beku tersebut selanjutnya didistribusikan ke SPIB tingkat kecamatan melalui SPIB kabupaten/kota. “Peternak tinggal mendaftarkan ternaknya ke SPIB kecamatan, petugas inseminator akan mendatangi peternak melaksanakan inseminasi buatan tanpa dipungut biaya alias gratis,” ungkapnya.

Menurutnya, rata-rata dalam setahun terdapat lebih dari 100.000 ekor sapi indukan produktif atau aseptor yang dapat dibuntingkan untuk mengoptimalkan produksi atau menghasilkan anak sapi. Target tahun ini sebanyak 170.000 sapi betina produktif dapat dibuntingkan dan berproduksi sehingga dalam tiga tahun ke depan diharapkan populasi sapi Bali dapat berkembang menjadi 1 juta ekor. Sampai dengan saat ini tercatat ada sebanyak lebih dari 700.000 ekor yang diusahakan oleh para petani peternak di seluruh Bali. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.