Petugas ber-APD bersiap mengantar warga yang hasil tesnya reaktif di Karangasem. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Seorang balita berumur 4,5 tahun dipastikan positif COVID-19 setelah hasil tes swab keduanya keluar. Balita asal Kubu ini masuk kategori kasus transmisi lokal.

Balita ini merupakan salah satu kontak dekat hasil tracing pasien positif pertama di Karangasem yang ada di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem.

Camat Kubu, I Nyoman Suratika saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5) membenarkan salah seorang warganya positif terjangkit COVID-19. Suratika menambahkan, dari hasil tracing yang dikakukan, ada sebanyak 13 orang yang sempat diajak kontak.

Baca juga:  Pengungsi di Taro Mulai Jual Ternaknya, Ini Alasannya

Rencananya 13 orang itu pada Senin (4/5) menjalani tes. “Bila nanti, dari 13 orang ini ada yang positif, maka kembali akan dilakukan tracing siapa saja yang diajak kontak. Semoga tidak ada yang positif,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk saat ini 13 orang ini akan menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing. Sementara, terkait masalah kebutuhan logistik, masih akan dibicarakan. “Mereka ekonominya biasa. Jadi, mereka butuh bantuan logistik selama menjalani karantina. Kita akan bicarakan dengan Satgas gotong royong,” tegasnya.

Baca juga:  Areal Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai Kebakaran, Penumpang Sempat Panik

Berdasarkan data resmi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Karangasem per Sabtu, jumlah warga Karangasem yang positif sebanyak 15 orang. Sebarannya, di Kecamatan Karangasem 7 orang, Bebandem 6 orang, Kubu 1 orang, dan Abang 1 orang. Sementara untuk jumlah PDP sebanyak 15 orang, ODP 72 orang dan OTG 362 orang. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.