Wisatawan mancanegara hendak ke luar dari Gili Trawangan. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa mengaku sudah mendengar informasi tentang Gili Trawangan yang ditutup untuk wisatawan. Kemudian, wisatawan-wisatawan itu akhirnya menyerbu Bali.

Namun, pihaknya menyebut bila wisatawan yang ke Bali itu umumnya memang ke Gili Trawangan dari Bali. “Mereka nyeberang dari Padang Bai, kemudian Gili Trawangan menutup sehingga dia balik lagi ke Bali. Kalau Bali kan tidak ada penutupan,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (17/3).

Baca juga:  Triwulan Pertama 2024, Puluhan WNA Dideportasi dari Bali

Astawa menambahkan, Bali masih menerima wisatawan karena di pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan sudah diawasi dengan ketat. Wisatawan yang kembali ke Bali dari Gili Trawangan kebanyakan menginap di Ubud, Gianyar. “Dan dia masuk ke Bali (sebelum pergi ke Gili Trawangan, red) juga sudah melalui pengawasan sehingga bagi kita kan tidak apa-apa itu, yang penting dia sehat,” imbuhnya.

Astawa meyakini, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pasti tetap melakukan pengawasan dan pemeriksaan ketat terhadap wisatawan yang kembali lagi ke Bali karena Gili Trawangan ditutup. (Rindra/balipost)

Baca juga:  Residivis Bersikukuh Ratusan Gram Narkoba Bukan Miliknya
BAGIKAN