Salah satu begal spesialis WNA ditembak kakinya karena melawan aparat. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tindakan tegas terus dilakukan Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali terhadap jambret. Pada Sabtu (14/3) dinihari, polisi menembak kaki kanan jambret, Dedi Safari Yoga (19) dan Komang Simpen (20).

“Pelaku ditembak karena berusaha kabur dan melawan petugas.  Mudah-mudahan ada efek jera,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan.

Ia mengatakan, warga negara Belarus, Victory (24) menginap di wilayah Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. “Modusnya, pelaku memepet korban pada saat k melihat Google Maps di jalan. Pelaku langsung merampas HP milik korban,” ujarnya.

Baca juga:  Buronan Interpol Dideportasi ke Tiongkok

Hasil penyelidikan dan penyidikan, pada Minggu (9/2) pukul 23.52 Wita korban dari KFC Kuta menuju Canggu mengendarai Honda Scoopy. Dia dibonceng temannya, Tasiana.

Saat tiba di shortcut di Jalan Raya Canggu, Kuta utara, korban melihat Google Maps lewat HP. Saat itulah pelaku datang dsn langsung merampas HP dari tangan korban, lalu  kabur.

Berdasarkan laporan kasus tersebut, Tim Resmob dipimpin Kanit Kompol Made Adhiguna  melakukan penyelidikan di wilayah Karangasem dan Denpasar.  Berdasarkan ciri-ciri diperoleh, petugas mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Denpasar.

Baca juga:  Kategori Kegentingan Memaksa dalam Perppu Pembubaran Ormas Terpenuhi

Selanjutnya polisi melaksanakan penyelidikan di seputaran Pasar Kumbasari. Pada Sabtu pukul 01.30 Wita,  pelaku sedang ngobrol di depan ruko di Jalan Gajah Mada, Denpasar dan langsung ditangkap. (Kerta Negara/balipost)

 

BAGIKAN