Petugas menyuntikkan vaksin antirabies pada anjing peliharaan warga. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Meski kasus rabies bisa ditekan sejak lama, namun upaya antisipasi terhadap kasus ini terus dilakukan. Bahkan, Dinas Pertanian Kota Denpasar juga melakukan kegiatan vaksin dan sterilisasi untuk menyasar hewan peliharaan terutama anjing lokal.

Empat hari belakangan ini petugas melakukan vaksin dan sterilisasi secara gratis di Desa Sumerta Kaja dan Kantor Dinas Pertanian. Kadis Pertanian Denpasar I Gede Ambara Putra, Senin (24/2), mengatakan serangkaian HUT Kota Denpasar kali ini, pihaknya menggelar vaksinasi serta sterilisasi terhadap anjing lokal.

Kegiatan ini untuk mengantisipasi munculnya kembali kasus rabies. Sedangkan untuk sterilisasi bertujuan untuk menghindari anjing tersebut berkembang biak.

Dikatakan, dalam sehari ditargetkan 30 anjing yang bisa ditangani baik melalui pelayanan di Desa Sumerta Kaja maupun di kantor Dinas Pertanian. “Ini merupakan bentuk layanan kami kepada masyarakat yang masih memiliki anjing yang belum divaksin,” ujar Ambara Putra.

Anjing yang divaksin bukan saja yang dipelihara warga. Bila ada anjing liar, pihaknya juga melakukan penanganan dan memberikan vaksin. ‘’Banyak anjing liar yang ikut divaksin oleh petugas. Bukan yang dibawa atau dipelihara warga saja,’’ jelasnya. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN