Suasana lengang di Kota Denpasar. (BP/ara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Suasana hari raya Galungan, Rabu (19/2) di Denpasar berjalan dengan khidmat. Umat Hindu di kota ini sejak pagi sudah melakukan aktivitas sembahyang yang diawali dengan menghaturkan banten di pura keluarga, paibon, dadia, puseh/desa, hingga pura umum lainnya.

Selain itu, saat Galungan, banyak warga yang pulang ke kampung dan meninggalkan Denpasar. Karena aktivitas warga terpusat di masing-masing tempat tinggalnya, suasana jalan-jalan protokol terlihat lengang.

Baca juga:  Ada 5 Wilayah Catatkan Tambahan 3 Digit Warga Terpapar COVID-19

Bukan hanya jalanan, pasar yang biasanya selalu ramai orang yang melakukan transaksi jual-beli, juga terlihat sepi. Seperti yang terlihat di pasar badung, pasar kereneng, pertokoan lokitasari, serta toko-toko yang ada di jalan protokol.

Pasar badung yang pada hari biasa selalu dipadati pengunjung, kali ini terlihat sepi. Bahkan, areal parkir yang selalu dijelali kendaraan, kini tampak lengang.

Hanya beberapa kendaraan terlihat parkir. Itupun hanya sebentar, karena untuk keperluan mebanten di kios mereka. “Tiang hanya mebanten saja, kios tutup karena pembeli juga jarang saat hari raya begini,” ujar Nyoman Tantri, salah seorang pedagang. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Sepekan Berpameran di Pertemuan IMF-WB, Segini Keuntungan Pelaku UMKM Badung
BAGIKAN