Logo PDIP. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Pilkada Jembrana dalam waktu dekat masuk ke waktu pendaftaran calon kepala daerah dari parpol. Beberapa partai sudah mengarah pada dua kubu yakni PDI Perjuangan dan Hanura dengan Koalisi tujuh partai Koalisi Jembrana Maju (Golkar, Gerindra, Demokrat, PPP, PKS, Nasdem dan Perindo).

PDI Perjuangan sampai saat ini masih menunggu turunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Namun hingga pertengahan Februari ini, suara arus bawah khususnya para kader mengerucut pada dua nama, yakni Made Kembang Hartawan – I Ketut Sugiasa.

Hal tersebut terungkap saat Musancab di lima PAC secara maraton dan terakhir di Mendopo Kesari, Kamis (13/2) malam. Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Sutena yang hadir sebagai Dewan Sidang pelantikan PAC, Ranting dan Anak Ranting mengatakan sesuai garis mekanisme partai, untuk calon kepala daerah menunggu rekomendasi DPP. Dan dipastikan dalam waktu dekat akan turun sebelum pendaftaran ke KPU.

Khusus di Jembrana, melihat dari suara kader dan simpatisan saat Musancab, menurutnya, memang sudah mengerucut. Untuk Calon Bupati dukungan ke Kembang yang sudah sejak awal memang kuat.

Sedangkan untuk calon wakil bupati, santer condong ke Ketut Sugiasa yang saat ini bertugas menjadi anggota DPRD Provinsi Bali dapil Jembrana. “Tapi meski mengerucut tetap kita harus tunduk pada rekomendasi DPP nanti. Itu keputusan yang paling tinggi. Dalam waktu dekat kalau tidak akhir Februari ini atau awal Maret
Karena kita juga harus mengikuti jadwal pendaftaran di KPU” ujar Sutena.

Sugiasa memang dalam mekanisme saat pendaftaran tingkat Cabang (DPC) tidak mendaftar. Tetapi, sebenarnya ada kesempatan di DPD atau DPP.

Saat ini nama semua calon sudah di DPP. Dan tinggal menunggu turunnya rekomendasi. “Dalam Musancab ini kami juga konsolidasikan ke kader PAC hingga anak ranting, siapapun nanti yang mendapat rekomendasi dari DPP wajib kita amankan dan menangkan,” ujar Sutena. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN